BREAKING NEWS Polres Cirebon Kota Berhasil Ringkus Pembunuh Rozien Santri Ponpes Husnul Khotimah

Tersangka penikaman Muhammad Rozien (17), santri Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan, ‎berhasil ditangkap

BREAKING NEWS Polres Cirebon Kota Berhasil Ringkus Pembunuh Rozien Santri Ponpes Husnul Khotimah
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas Satreskrim Polres Cirebon Kota saat mengecek lokasi penusukan santri Ponpes Husnul Khotimah di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Sabtu (7/9/2019) 

Laporan wartaw‎an Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Tersangka penikaman Muhammad Rozien (17), santri Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan, ‎berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota.

Dalam kejadian ‎tersebut, polisi menangkap dua orang tersangka, yakni Yadi Supriyadi (19), warga Gang Nelayan Pesisir, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon dan Rizki Mulyono (19), warga Jalan Gotong Royong, Kelurahan/Kecamatan Lemahwungkuk.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, Yadi ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres Cirebon pada Minggu (8/9/2019) dini hari Pukul 00.40 WIB di Cangkol, Kecamatan Lemahwungkuk dan Rizki ditangkap di Kampung Api Pegambiran, Kota Cirebon, pada pukul Minggu dini hari pukul 01.35 WIB.

KRONOLOGI Penusukan Santri Ponpes Husnul Khotimah Kuningan, Korban Sempat Dituduh Pukul Teman Pelaku

Warga Kalibata Tonton Aulia Kesuma dan 2 Tersangka Lain Saat Rekonstruksi Pembunuhan Pupung dan Dana

Ayah Tiri Tega Bunuh Balita, Korban Sempat Menjerit Saat Dipukul & Dimasukkan ke Dalam Karung

‎Wakil Kepala Polres Cirebon, Kompol Marwan Fajrin, mengatakan, kedua tersangka dijerat pasal berbeda, untuk Yadi, pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sedangkan untuk Rizki, kata Deny, dijerat pasal 365 KUHP tentang pidana pencurian dengan kekerasan atau dengan pemerasan‎ dengan ancaman.

"Untuk tersangka Yadi, terancam kurungan maksimal 15 tahun penjara, sedangkan Rizki‎ maksimal 9 tahun penjara," kata Fajrin di Mapolres Cirebon Kota, Minggu (8/9/2019).

Korban merupakan warga Komplek Ratu Elok, Banjar Baru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia akibat kehabisan darah, korban yang mengalami luka tusukan di dada kanannya itu meninggal dunia di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon.

Korban bersama rekannya tengah menunggu ibu kandungnya yang akan menghadiri pertemuan wali santri pada Minggu (8/9/2019),‎ namun tiba-tiba datang dua tersangka dan langsung menuduh korban telah menganiaya temannya.

Pada waktu tersebut, rekan korban berusaha mencari bantuan kepada warga lantaran tersangka membawa senjata tajam dan mengarahkannya kepada korban.

Namun, saat kembali ke tempat semula korban sudah tersungkur bersimbah darah sambil memegang dada kanannya dan setibanya ibu ke lokasi, korban kemudian langsung dibawa ke RSD Gunung Jati Cirebon. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved