Rabu, 22 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ridwan Kamil Tegaskan Bukan Akan Memindahkan Ibu Kota Provinsi, Begini Penjelasan Emil

Ridwan Kamil Tegaskan Bukan Akan Memindahkan Ibukota Provinsi, Begini Penjelasan Emil

Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil melayani pertanyaan wartawan di Gedung Negara Pakuan Bandung, Senin (12/8). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjelaskan bahwa pihaknya hanya baru berencana memindahkan pusat pemerintahan bukan ibukota Provinsi Jabar.

Hal itu ia katakan saat ditemui usai mendampingi Wakil Presiden RI terpilih 2019-2024, Maruf Amin di Ballroom Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung pada Jumat (30/8/2019).

Pada kesempatan itu, dia meminta wartawan atau media untuk tidak terburu-buru berspekulasi.

Bahkan dia menegaskan bahwa pemindahan pusat pemerintahan tidak harus memindahkan ibu kota.

Aulia Sempat Ajak Pupung ke Ranjang untuk Berhubungan Badan Sebelum Bunuh & Hangus Suaminya

"Ini masih studi (pengkajian) untuk pusat pemerintahan, bukan ibu kota. Itu (pemindahan ibu kota) belum tentu, ibu kotanya bisa tetap di Bandung tapi kantor-kantor dinasnya ngumpul di suatu tempat yang memadai," kata Ridwan Kamil menjelaskan.

Dia berujar bahwa Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jabar yang telah disetujui oleh DPRD Jabar itu tidak hanya membahas soal pemindahan pusat pemerintahan saja.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyebut RTRW tersebut membahas banyak rencana. Salah satunya seperti infrastruktur jalan serta transportasi yang akan dikembangkan di masa depan.

Duda Ini Perdayai Gadis Belia Agar Mau Berhubungan Badan 10 Kali Hingga Hamil, Hanya Modal Ini

"Pertanyaan wartawan kemarin itu adalah 'tentang apa isi RTRW yang disetujui oleh dewan', jadi jangan dibiasakan seolah-olah hanya soal itu (pindah ibukota), itu (RTRW) memuat puluhan rencana-rencana besar yang ada," ucap dia.

Pemindahan pusat pemerintahan provinsi itu, kata Emil tidak hanya sekedar memindahkan tapi memiliki tujuannya sendiri.

Tujuannya yaitu mengefisienkan pelayanan publik dengan memusatkan kantor-kantor dinas dalam satu tempat.

Emil mengatakan seperti saat ini, sejumlah kantor kedinasan tersebar di beberapa wilayah yang mengakibatkan kurang efektif.

Baru Nikahi Istrinya 6 Hari, Roni Tega Lempar Anak Tirinya yang Sedang Sakit ke Tembok Hingga Tewas

"Supaya pelayanan publik tidak mencolok-menclok karena tidak efektif, (tujuannya) mengurangi pelayanan yang seperti sekarang," ujarnya menambahkan.

Terkait hanya tiga daerah yang mencuat untuk menjadi lokasi pusat pemerintahan tersebut, Emil menegaskan lokasinya belum ditentukan.

Bahkan studi yang dilakukan tidak hanya di tiga lokasi yang salah satunya ada di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

VIDEO Terjaring Operasi Patuh, Dini Gemetar & Menangis, Tak Jadi Ditilang Setelah Bernyanyi Lagu Ini

"Tidak terbatas (lokasinya). Wacananya sudah lama, hanya disepakati untuk distudi berdasarkan perintah RTRW baru sekarang," kata dia.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved