Persija Jarang Menang, Animo The Jak Mania Menonton ke Stadion Menurun, Persija Akan Pindah Stadion

Dukungan dan support dari kelompok suporter The Jakmania mengalami penurunan saat tim Persija Jakarta berlaga di kandang

TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Spanduk atau banner kritikan dari The Jakmania kepada pemaim, pelatih, dan manajemen Persija Jakarta terpampang di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM - Dukungan dan support dari kelompok suporter The Jakmania mengalami penurunan saat tim Persija Jakarta berlaga di kandang.

Di laga terakhir saat berhadapan dengan PSM Makassar, The Jakmania yang datang memberikan dukungan langsung ke stadion hanya berjumlah 16.119 penonton.

Jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan pertandingan kandang yang sering dimainkan skuat Macan Kemayoran lainnya.

Terlebih, laga menghadapi PSM Makassar berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Stadion berkapsitas 78 ribu penonton tersebut terlihat kosong dan tidak dipenuhi para suporter pendukung Persija Jakarta.

Chief Executive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus mengaku tidak mempermasalahkan menurunnya minat dan animo para suporter yang datang memberikan dukungan langsung ke stadion.

Ferry menilai, ada beberapa faktor para suporter tidak datang memberikan dukungan di stadion.

Saat menghadapi PSM Makassar, pertandingan tersebut digelar pada hari kerja atau weekdays.

Hal itu membuat para suporter Persija yang masih bekerja dan sekolah tidak bisa datang langsung ke stadion.

Selain itu, prestasi Persija Jakarta yang mengalami penurunan membuat para suporter berpikir ulang datang ke stadion.

"Pasti pertama kemarin main di weekdays. Kedua melihat prestasi yang ada sekarang kurang baik, jadi animo dari penonton berkurang. Menurut saya sah-sah saja karena siklus dari sepak bola seperti itu," ucap CEO Persija, Ferry Paulus Jumat (30/8/2019).

CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus
CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus (DOK. PERSIJA)

Untuk menyiasati itu, manajemen Persija berencana memindahkan sementara kandang Persija ke stadion yang lebih kecil.

Hal ini dilakukan untuk mengembalikan semangat para pemain agar bisa lebih termotivasi saat bermain di lapangan.

"Kami memang perlu stadion yang agak kecil. Meski pun hanya 15 ribu, tapi penuh dan auranya tetap berasa, atmosfernya dapat. Kemudian bisa memberikan tambahan semangat untuk anak-anak," papar Ferry.

Ferry menuturkan, dukungan dari suporter The Jakmania sangat dibutuhkan untuk mengembalikan gairah pemain di lapangan.

"Kalau seperti itu, Persija bukan melihat untung atau rugi, tetapi dengan penonton yang kurang banyak tentunya tidak memberikan effort yang banyak terhadap motivasi pemain. Itu yang penting," tambahnya.

Dengan adanya siklus tersebut, manajemen Persija memastikan tidak akan kapok menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai kandang.

Ferry Paulus memastikan, saat timnya menjalani laga-laga big match dan krusial akan kembali menggunakan SUGBK sebagai kandang.

Aksi koreo The Jak Mania masuk dalam suporter paling fenomenal sepanjang 2018
Aksi koreo The Jak Mania masuk dalam suporter paling fenomenal sepanjang 2018 (Dok.Persija)

"Poin pertamanya kami tetap gunakan GBK. Aura kesenangan pemain tentu ada di GBK," terang Ferry.

Pertandingan krusial seperti lawan Persib, PSM, dan beberapa tim besar lainnya di Indonesia pasti banyak menarik minat suporter untuk datang ke stadion.

"Banyak tidak hanya Persib, termasuk juga lawan PSM, Arema FC. Saya pikir, dimana pun pertandingan ada penonton event itu di Barcelona misalnya, kalau Barcelona lawan Real Madrid pasti yang nonton banyak, harganya juga melambung, karena itu memang tradisi dan memang itu menjadi animo alam yang terjadi," tutur Ferry Paulus.

Terakhir ditahan PSM 0-0

Persija Jakarta kontra PSM Makassarselesai tanpa pemenang pada laga tunda pekan ketujuh Liga 1 2019, Rabu (28/8/2019) sore.

Persija Jakarta dan PSM Makassar sama-sama gagal membuat gol pada pertandingan ini dan skor 0-0 jadi catatan akhir laga.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Persija Jakarta ’kalah’ jumlah pemain asing dari tamunya PSM Makassar.

Sebab, Persija hanya bisa memainkan dua pemain asing yang tersisa yaitu gelandang Rohit Chand dan striker Marko Simic.

Sementara itu, tim tamu memainkan komplet pilar asing mereka pada starter pilihan pelatih Darija Kalezic.

Para pemain asing itu adalah bek Aaron Evans, duo gelandang asal Belanda, Marc Klok dan Wiljan Pluim, plus striker Eero Markkanen.

Laga yang berlangsung dalam tempo lumayan cepat ini, kedua tim memang mampu menciptakan sejumlah peluang bagus.

Namun, penyelesaian akhir dari lini depan Persija Jakarta dan PSM Makassar masih belum maksimal.

Para gelandang kedua tim sama-sama menguasai  permainan, sehingga laga lebih banyak berkutat di lini tengah.

Ada sembilan kartu kuning yang keluar dari wasit Yeni Krisdianto selama laga ini berlangsung.

Empat pemain dari Persija mendapatkan kartu peringatan ini, termasuk untuk Bambang Pamungkas.

Tiga pemain lain yang menerima kartu kuning dari Persija adalah Rezaldi Hehanusa, Rohit Chand, dan Riko Simanjuntak.

Baca Juga: Amankan Laga, Ketum The Jakmania Bergabung di Tribune Suporter PSM

Lalu, lima pilar PSM menerima kartu peringatan atas nama Beny Wahyudi, M Rachmat, Asnawi Mangkualam Bahar, Marc Klok, dan Hasim Kipuw.

SUSUNAN PEMAIN

Persija: Shahar Ginanjar; Ismed Sofyan, Maman Abdurahman, Ryuji Utomo/Yan Pieter Nasadith (80’), Rezaldi Hehanusa; Rohit Chand, Tony Sucipto, Ramdani Lestaluhu; Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, Marko Simic

Pelatih: Julio Banuelos

Cadangan: Adizi Lenzivio; Al Hamra Hehanussa, Dany Saputra, Fitra Ridwan, Yan Pieter Nasadith, Bambang Pamungkas, Heri Susanto

PSM Makassar: Rivky Mokodompit; Beny Wahyudi/Hasim Kipuw  (67’), Abdurahman, Aaron Evans, Asnawi Mangku Alam; M Arfan/Rasyid Bakri (54’), Marc Klok, Wiljan Pluim, Zulham Zamrun/Raphael Maitimo (79’); M Rahmat, Eero Markkanen

Pelatih: Darije Kalezic

Cadangan: Hery Prasetya; Hasim Kipuw, Munhar, Taufik Hidayat, M Rizky, Raphael Maitimo, Rasyid Bakri

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved