Senin, 1 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Polisi Cianjur Terbakar

Mukjizat, Sudah Masuk Ruang Operasi, Briptu FA Simbolon Tidak Jadi Dioperasi

setelah diperiksa pertumbuhan kulitnya semakin membaik, jadi hanya dibersihkan saja, kulit kakinya pun tidak jadi diambil

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar/Haryanto
Tim dokter bedah dengan ketua dokter spesialis operasi bedah plastik RSHS Bandung, Dr. Hardisiswo Soedjana seusai melakukan operasi bedah plastik terhadap Briptu Yudi Muslim, Kamis (22/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Daniel Andreand Damanik

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Arta Martha Simanjorang, ibu dari Briptu FA Simbolon, personel Polisi Cianjur yang terbakar pada aksi unjuk rasa pada Kamis (15/8/2019) menyampaikan  suatu mukjizat yang dialami oleh putra keduanya tersebut.

"Puji Tuhan, ada mukjizat. Kamis (22/8/2019) Aris dijadwalkan akan menjalani operasi pada Jumat (23/8/2019). Tapi karena kebaikan dan kuasa Tuhan, setelah masuk ruang operasi pada Jumat (23/8/2019) pukul 11.00 WIB, Aris keluar pukul 15.00 WIB tanpa dioperasi.

Dokter mengatakan, setelah diperiksa pertumbuhan kulitnya semakin membaik, jadi hanya dibersihkan saja, kulit kakinya pun tidak jadi diambil," kata Arta Martha Simanjorang kepada Tribun Jabar, Sabtu (24/8/2019).

Hubungan Intim 1 Menit Berujung Maut, Pemuda Ini Kesal, Bunuh Pacar karena Tolak Permintaan Nambah

5 Artis Wanita Ini Tetap Cantik Tanpa Makeup, Ada yang Dibilang Kecantikannya Seperti Bidadari

Kondisi terkini dari Briptu Fransiskus Aris Simbolon dikatakan ibunya semakin membaik hingga saat ini.

Menurut informasi yang disampaikan tim dokter kepada pihak keluarga, kemungkinan Aris akan dirawat selama satu bulan. Namun, jika pertumbuhan kulit semakin baik dan kesehatan semakin baik, kemungkinan Aris bisa pulang sekira dua minggu lagi.

Sebelumnya, dokter spesialis operasi bedah plastik RSHS Bandung, Dr. Hardisiswo Soedjana mengatakan, 

luka bakar yang dialami Briptu FA Simbolon terbilang lebih ringan, sekitar enam persen.

Menurut dia, kondisi Simbolon tidak terlalu banyak mengalami luka bakar, dan tingkat kedalaman luka bakarnya tidak parah.

"Polisi satunya lagi luka di leher dan sebagian tangan, tapi lukanya tidak sedalam pasien ini (Yudi)," ujarnya.

Bekas Suami Bongkar Aib Barbie Kumalasari, Baru Kenalan Sudah Berani Mengajak Sekamar di Apartemen

Leonardo Dicaprio Tewas Dalam Kecelakaan, Begini Kronologis Dari Kepolisian

Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan tindakan operasi berupa cangkok kulit terhadap Simbolon.

Namun pencangkokannya pun tidak akan sebanyak tindakan operasi yang dilakukan kepada Yudi.

Operasi rencananya akan dilakukan pada besok siang, Jumat (23/8/2019) bersama tim bedah RSHS Bandung.

Bedah Plastik 3 Jam 

Sementara rekan Simbolon, Briptu Yudi Muslim, anggota Sabhara Polres Cianjur yang jadi korban terbakar, selesai menjalani operasi bedah plastik di Rumah Sakit Hasan Sadikit (RSHS) Bandung pada Kamis (22/8/2019).

Operasi dilakukan oleh Dokter spesialis operasi bedah plastik RSHS Bandung, Dr. Hardisiswo Soedjana bersama tiga asistennya.

Usai melakukan tindakan operasi kepada Yudi, Hardi mengatakan dirinya mulai menjalankan operasi sekitar pukul 12.30 WIB.

"Operasi berjalan tiga jam. Tidak ada yang istimewa, hanya saja memang lukanya dalam," kata Hardi saat ditemui di depan ruang operasi RSHS Bandung.

Ia menjelaskan Yudi perlu dilakukan tindakan operasi karena mengalami luka bakar yang cukup serius di tangan kanannya.

Briptu Yudi mengalami sekitar 13.5 persen luka bakar, dengan derajat kedalaman yang cukup berat yaitu tingkat dua (full thickness burn).

Hardi menyebut bahwa luka yang dialami Yudi saat terbakar dalam pengamanan aksi demo mahasiswa di Cianjur terbilang cukup dalam.

"Jadi, kulit luar hingga kulit bagian paling dalam mati, jadi yang harus dilakukan yaitu skin grafting (pencangkokan kulit)," ucap dia. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved