Berkat Medsos Ki Warsad Dinobatkan Jadi Maestro Pelestari Seni Tradisi Golek Cepak dari Kemendikbud

Meski hanya memiliki sanggar sederhana berbilik bambu, dirinya mengatakan semakin optimistis kesenian tradisional akan tetap eksis

Berkat Medsos Ki Warsad Dinobatkan Jadi Maestro Pelestari Seni Tradisi Golek Cepak dari Kemendikbud
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Dalang Sepuh Wayang Cepak Indramayu, Ki Warsad Darya (80) saat ditemui Tribuncirebon.com di Sanggar Jaka Baru Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Sabtu (24/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ki Warsad Darya (80) tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang maestro pelestari seni budaya. Baginya terus berkreasi melestarikan kesenian di daerahnya sudah menjadi jalan hidup yang mesti dia lakoni.

Dalam waktu dekat ini, dalang sepuh Wayang Cepak Indramayu, Ki Warsad Darya akan dinobatkan sebagai Maestro Pelestari Seni Tradisi Golek Cepak oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 10 Oktober 2019 mendatang.

"Saya ini orang kecil, orang biasa tapi karena bukan pahlawan atau pejuang, bukan juga pegawai negeri yang bisa berjuang memakmurkan negara, sebagai seorang seniman saya ingin berjuang melestarikan budaya, karena kalau bukan kita siapa lagi," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di Sanggar Jaka Baru di Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Sabtu (24/8/2019).

Ki Warsad  menceritakan, peran media sosial sangat berpengaruh dalam kariernya hingga mendapat rekomendasi sebagai maestro pelestari seni wayang cepak.

"Mereka datang dari Jakarta, bilang saya mau dinobatkan jadi maestro. Saya tanya kok bapak bisa tahu saya, dia bilang dari media sosial facebook," ujar dia.

Perasaan haru dan senang terlihat dari mimik wajah pria paruh baya yang akrab disapa Ki Warsad itu.

Meski hanya memiliki sanggar sederhana berbilik bambu, dirinya mengatakan semakin optimistis kesenian tradisional akan tetap eksis walau zaman terus berkembang.

Pria 30 Tahun di Sumedang Dipasung karena Membahayakan Orang, Sehari-hari Mainkan Stik PlayStation

Mukjizat, Sudah Masuk Ruang Operasi, Briptu FA Simbolon Tidak Jadi Dioperasi

Komunitas Potret Indonesia Jajaki Keindahan Indramayu, Diabadikan Lewat Foto

Demi menjaga kelestarian budaya itu, dirinya sangat mempersilahkan kepada siapa pun untuk berkunjung ke Sanggar Jaka Baru miliknya.

Mereka dapat belajar semua jenis kesenian tradisional, seperti karawitan, mengukir topeng, membuat wayang, dan lain sebagainya.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved