Breaking News:

Keanggotaan 166.978 Peserta BPJS PBI Asal Kabupaten Cirebon Dinonaktifkan, Dinsos Beberkan Alasannya

Setelah dilakukan verifikasi data, kata Iis, kemudian akan dilakukan. . .

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribunnews.com
Iuran BPJS Kesehatan Naik, Berapa Rinciannya? Ternyata Ini Penyebabnya & Komentar Menkes 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Hakim Baihaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sebanyak 923.895 peserta Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) penerima bantuan iuran (PBI) di Jawa Barat dinonaktifkan, dan 166.978 peserta berasal dari wilayah Kabupaten Cirebon.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Iis Iskandar, penonaktifan ratusan peserta BPJS PBI tersebut sejak 1 Agustus 2019 dan saat ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon tengah melakukan verifikasi data.

Setelah dilakukan verifikasi data, kata Iis, kemudian akan dilakukan pengecekan by name by adress, lalu nantinya menghasilkan tiga kategori.

"Setelah hasil kroscek ini, basis data terpadu (BDT) pertama mendapatkan bantuan dari APBN, kategori kedua yakni miskin, akan ditanggung APBD provinsi, dan yang mampu disarankan untuk mandiri," kata Iis saat ditemui di Kantor Bupati Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (22/8/2019).

Penonaktifan tersebut diketahui, karena peserta PBI tidak terdaftar dalam BDT Kementerian Sosial (Kemensos), karena posisi telah dinonaktifkan.

Dari 900 ribu lebih penerima BPJS kesehatan PBI, selain Kabupaten Cirebon, empat daerah lainnya pun dinonaktifkan, yakni Kabupaten Sukabumi 153.318 peserta, Kabupaten Bogor 149.608 peserta, Kabupaten Garut 108.634 peserta, dan Kabupaten Subang 107.458 peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera mendatangi pemerintah pusat, agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Enny mengatakan, pemberitahuan tersebut diketahui saat penetapan APBD 2019, sehingga pemerintah Kabupaten Cirebon, hanya menganggarkan sebesar Rp 5 miliar.

"Hanya bisa membiayai 29 ribu orang, untuk sementara bisa gunakan SKTM dahulu," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved