Kelurahan Argasunya Kota Cirebon Rawan Ketahanan Pangan, Pemkot Cirebon Lakukan Hal Ini

Kelurahan Argasunya Kota Cirebon Rawan Ketahanan Pangan, Pemkot Cirebon Lakukan Hal Ini

Kelurahan Argasunya Kota Cirebon Rawan Ketahanan Pangan, Pemkot Cirebon Lakukan Hal Ini
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Cirebon semester 1 tahun anggaran 2019 di aula Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon, Jl Kalijaga, Kota Cirebon, Selasa (20/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Wilayah Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, ternyata masih rawan ketahanan pangan.

Karenanya, Pemkot Cirebon berupaya maksimal untuk menanggulangi kerawanan tersebut.

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, berjanji akan memberikan perhatian khusus ke Kelurahan Argasunya.

Agar tidak ada lagi wilayah Kota Cirebon yang rawan akan ketahanan pangan.

Rayya Pemeran Video Vina Garut Postif HIV, V Mantan Istrinya Negatif HIV, Kok Bisa? Ini Pejelasannya

"Sekalipun kecil dan tidak mewakili secara keseluruhan, perhatian khusus harus tetap diberikan," kata Nasrudin Azis saat ditemui usai Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Cirebon semester 1 tahun anggaran 2019 di aula Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon, Jl Kalijaga, Kota Cirebon, Selasa (20/8/2019).

Nasrudin Azis juga meminta jajaran DPPKP Kota Cirebon untuk segera menuntaskan kerawanan ketahanan pangan di Kelurahan Argasunya.

Strategi penanggulangan yang dilakukan menurut Azis harus langsung ke titik yang dituju sehingga kerawanan pangan di daerah tersebut bisa segera ditanggulangi.

Sementara Kepala DPPKP Kota Cirebon, Yati Rohayati, mengaku telah menyiapkan rencana khusus untuk menanggulangi kerawanan ketahanan pangan di Kelurahan Argasunya.

Kemenag Umumkan Umumkan Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Asal Majalengka, Ini Jadwalnya

Yakni, menurut dia, dengan mengoptimalkan balai ketahanan pangan yang terdapat di daerah Argasunya.

"Balai tersebut bisa digunakan untuk kegiatan komersial dan sosial," ujar Yati Rohayati.

Ia mengatakan, nantinya warga Argasunya diperbolehkan menanam di daerah tersebut.

Mengingat wilayah Kota Cirebon sendiri tergolong sempit dan minim lahan untuk pertanian.

Aktivis Mahasiswa PTN di Jogja Penyebar Video Vulgar Ternyata Pernah Tampil di ILC

Warga Argasunya bisa bercocok tanam di balai tersebut untuk membantu mengatasi dampak kerawanan ketahanan pangan yang terjadi.

"Misalnya, menjelang lebaran kan harga cabai naik, nah warga bisa menanam cabai di situ," kata Yati Rohayati.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved