Selama 2 Tahun Setelah Hadirnya Retail Cipto, 10 Kios di Pasar Baru Indramayu Sudah Gulung Tikar

Sebanyak 10 kios di Pasar Baru Indramayu memutuskan untuk gulung tikar akibat hadirnya perusahaan retail Cipto Gudang Rabat

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua Assosiasi Pedagang Pasar Baru Indramayu Adang Wahyudi (paling kiri) saat menunjukan bukti pelanggaran jarak yang dilakukan Cipto Gudang Rabat, Minggu (18/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 10 kios di Pasar Baru Indramayu memutuskan untuk gulung tikar akibat hadirnya perusahaan retail Cipto Gudang Rabat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Assosiasi Pedagang Pasar Baru Indramayu, Adang Wahyudi saat ditemui Tribuncirebon.com, Minggu (18/8/2019).

Dirinya menyampaikan, dilanggarnya Perda Nomor 7 tahun 2011 tentang perlindungan pemberdayaan pasar tradisional oleh perusahaan retail Cipto Gudang membunuh para pedagang Pasar Baru Indramayu.

"Tanda-tanda yang sudah mau gulung tikar sekarang sudah banyak," ujar dia.

Dirinya menjelaskan, banyak pedagang yang harus merugi hingga ratusan juta rupiah dalam dua tahun terakhir.

Adang Wahyudi juga memiliki kios sembako di Pasar Baru Indramayu, mengaku penghasilannya bahkan turun drastis hingga lima kali lipat karena adanya Cipto Gudang Rabat.

"Dahulu itu sebulan bisa sampai Rp 40 juta, sekarang paling cuma Rp 5 juta. Itu pun penghasilan kotor," kata dia.

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, aktivitas jual beli di Pasar Baru Indramayu sangat minim terlihat, kios-kios juga terlihat banyak yang tutup.

Retail Cipto Gudang Rabat Langgar Aturan, Asosiasi Pedagang Pasar Baru Indramayu Minta Pemda Tegas

Harga Beras di Indramayu Stabil, Pedagang Prediksi Harganya Akan Melonjak, Ini Penyebabnya

Cabai Rawit Mahal, Pembeli di Indramayu Serbu Cabai Ceplik

Padahal, kondisi pasar pada umumnya terutama saat akhir pekan selalu disesaki lalu lalang pembeli. Namun, penampakan tersebut sama sekali tidak terlihat di Pasar Baru Indramayu.

Selain itu, lahan parkir di Pasar Baru Indramayu pun hanya diisi oleh beberapa unit kendaraan saja.

Adang Wahyudi membandingan, baik dari sarana prasana dan harga antara Pasar Baru Indramayu dengan Cipto Gudang Rabat memiliki perbedaan yang mencolok.

Adang Wahyudi mengaku jika seluruh stok di Pasar Baru Indramayu dikumpulkan jumlahnya akan tetap kalah dibandingkan stok yang ada di Cipto Gudang Rabat.

Hal tersebut mengakibatkan harga jual di Cipto Gudang Rabat jauh lebih murah ketimbang harga-harga di pasaran.

"Namanya usaha pasti ada untung ruginya, kalau harga kami tidak terlalu mempermasalahkan, yang jadi masalahnya itu aturan jarak yang dilanggar," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved