WOW Pemerintah Bakal Anggarkan Rp 10 Triliun Buat Kartu Pra Kerja, Ini Penjelasan Presiden & Menteri

Presiden Joko Widodo menyampaikan program kartu pra kerja diperlukan untuk meningkatkan akses keterampilan

WOW Pemerintah Bakal Anggarkan Rp 10 Triliun Buat Kartu Pra Kerja, Ini Penjelasan Presiden & Menteri
Istimewa
Presiden Jokowi

TRIBUNCIREBON.COM - Pemerintah menganggarkan belanja untuk kartu pra kerja dalam APBN 2020 sebesar Rp 10 triliun.

Sebelumnya, dalam Pidato Nota Keuangan, Jumat (16/8/2019) Presiden Joko Widodo menyampaikan program kartu pra kerja diperlukan untuk meningkatkan akses keterampilan bagi anak-anak muda, para pencari kerja, dan mereka yang mau berganti pekerjaan.

Adapun, fokus RAPBN diarahkan pada lima hal utama yang Pertama, penguatan kualitas SDM untuk mewujudkan SDM yang sehat, cerdas, terampil, dan sejahtera.

Kedua, akselerasi pembangunan infrastruktur pendukung transformasi ekonomi. Ketiga, penguatan program perlindungan sosial untuk menjawab tantangan demografi dan antisipasi aging population.

Keempat, penguatan kualitas desentralisasi fiskal untuk mendorong kemandirian daerah. Dan terakhir, kelima, antisipasi ketidakpastian global.

"Di mana mereka dapat memilih kursus yang diinginkan, antara lain coding, data analytics, desain grafis, akuntansi, bahasa asing, barista, agrobisnis, hingga operator alat berat," ujar Jokowi.

Adapun Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, target penerima kartu pra kerja pada tahun 2020 mendatang sebanyak 2 juta peserta yang juga bakal mendapatkan dana insentif dalam jangka waktu terbatas.

Peserta kartu pra-kerja ini nantinya bakal mendapatkan layanan pelatihan vokasi, baik skilling dan re-skilling, juga bakal mendapatkan sertifikasi kompetensi kerja.

Pemerintah Wacanakan ASN Bekerja dari Rumah, Begini Kata Kadin Majalengka

Nih 5 Tanda-tanda Anda Bakal Segera Dipecat dari Perusahaan Tempat Anda Bekerja, Kadang Tak Disadari

Para Pencari Kerja, Nih Ada Lowongan Kerja BUMN Buruan Daftar Sebelum Ditutup

Adapun Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan kartu pra kerja diberikan untuk memberikan perlindungan pekerja di tengah pasar kerja yang semakin hari kian fleksibel. 
Sehingga nantinya bisa dipastikan mereka memiliki kemampuan yang memadai.

"Sehingga mereka bisa kompetitif dan memungkinkan untuk kerja terus sampai pensiun," ujar Hanif.

Adapun hingga saat ini, masih belum jelas ke mana anggaran sebesar Rp 10 triliun tersebut bakal dialokasikan.

Pemerintah saat ini masih dalam pembahasan mengenai desain teknis mengenai kartu pra kerja sehingga bisa memberikan output yang sesuai harapan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 2020, Pemerintah Siapkan Rp 10 Triliun Untuk 2 Juta Penerima Kartu Pra Kerja, https://www.tribunnews.com/bisnis/2019/08/16/2020-pemerintah-siapkan-rp-10-triliun-untuk-2-juta-penerima-kartu-pra-kerja.

Editor: Sanusi

Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved