Breaking News:

Komunitas Skate Board Street Zero Berharap Pemkab Indramayu Bangun Fasilitas Skate Park

Mereka lihai mempertontonkan aksi-aksi ekstrem skateboard seperti, heel flip, grinds, blunt fakie, board slide, dan aksi-aksi lainnya

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Walau tidak memiliki skate park seperti pada umumnya, namun hal tersebut tidak menyulutkan hobi dari para pemuda yang tergabung dalam komunitas Street Zero Indramayu.

Mereka lihai mempertontonkan aksi-aksi ekstrem skateboard seperti, heel flip, grinds, blunt fakie, board slide, dan aksi-aksi lainnya di atas medan yang mereka buat sendiri.

Seorang anggota Street Zero Indramayu, Egi Arif Rahmadi (23) mengatakan, ada empat medan arena yang digunakan, yaitu dua buah rails, banks, dan box.

"Soalnya tidak ada yang jual jadi buat sendiri," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di kawasan Sport Center Indramayu, Jumat (16/8/2019).

Dirinya menyampaikan, sudah biasa berlatih skate board di kawasan Sport Center Indramayu tepatnya di samping Gor Gelanggang Olahraga Dharma Ayu sejak tahun 2004 silam.

Mereka tergabung dalam komunitas Street Zero Indramayu yang kini beranggotakan 20 orang dan berlatih bersama-sama secara otodidak.

Meski demikian, Egi menyampaikan, berlatih di arena yang bukan merupakan skate park memang memiliki risiko tersendiri, terlebih jika terjatuh.

"Ya kalau jatuh bahaya karena langsung jatuh ke aspal," ujar dia.

Dirinya menceritakan, sempat mencoba bermain skate board di dalam Gor Gelanggang Olahraga Dharma Ayu untuk meminimalisasi risiko terjatuh, namun tindakan tersebut justru mendapat larangan dari pihak pengelola karena dikhawatirkan akan merusak alas gor.

Tidak hanya itu, setiap kali ingin berlatih, kata Egi, mereka harus menyesuaikan dengan jadwal para komunitas burung.

Gelar Olahraga Tradisional, Pemkab Majalengka Ingin Generasi Muda Cintai Budaya Warisan Bangsa

Bukan Hanya Bisa Bikin Kurus, Ini Dia Manfaat Kesehatan Dari Olahraga Lari

Ini 4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Sebab, di kawasan tempat mereka biasa bermain merupakan kawasan parkir dari para pecinta burung yang mengikuti lomba kicau burung.

"Senin, Rabu, Kamis, sama Jumat setiap sore. Karena kalau bukan di hari itu di sini penuh sama parkir motor yang lomba burung," ucapnya.

Egi berharap ke depan pemerintah dapat menampung aspirasi penghobi olahraga skateboard seperti dirinya dengan cara memfasilitasi sebuah tempat bermain atau skate park.

"Banyak sebenarnya yang suka olahraga ini cuma mungkin kan tidak ada arenanya, berharap sih dibuatkan arena oleh pemerintah," ujar dia. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved