Breaking News:

Cirebon Timur Ideal Dijadikan Kawasan Industri, Begini Kata Plt Bupati Cirebon Imron Rosyadi

Plt Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menyebut, wilayah Cirebon Timur ideal digunakan menjadi kawasan industri besar.

Tribuncirebon.com/Siti Masithoh
Plt Bupati Cirebon, Imron Rosyadi saat ditemui di Mapolres Cirebon, Kamis (13/6/2019). 

Laporan wartawan Tribun Cirebon, Hakim Baihaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Plt Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menyebut, wilayah Cirebon Timur ideal digunakan menjadi kawasan industri besar. Hal ini diungkapkan Imron karena daerah tersebut merupakan daerah tandus, sehingga tidak berpotensi menjadi lahan pertanian.

"Kalau kami lihat ini sangat ideal, Cirebon timur adalah tanah tandus, hanya bisa menghasilkan garam, tetapi kurang bisa diolah," kata Imron saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kamis (15/8/2019).

Terkait progres pembangunan kawasan industri, kata Imron, saat ini terus dirancang oleh dinas terkait.

"Belum ada lagi, karena pertambahan lagi," katanya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon, mengajak kepada seluruh pengusaha luar untuk berinvestasi di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kisah Olly Sastra, Wanita yang Pertama Kali Mengibarkan Bendera Merah Putih di Cirebon

Duh, Lautan Sampah Menutupi Sungai Cipager Cirebon, Sering Terjadi Saat Kemarau

Lautan Sampah Menutupi Sungai Cipager Cirebon, Warga Keluhkan Aroma Busuk

Kepala Disperindag Kabupaten Cirebon, Deni Agustin, mengatakan, saat ini Kabupaten Cirebon mulai dilirik para pelaku industri besar, karena letak kabupaten tersebut berada di jalur pantura.

"Cirebon sangat strategis, berada di jalur utama dan berdekatan dengan ibu kota provinsi dan ibu kota negara," kata Deni saat ditemui di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Cirebon, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Cirebon, Rabu (14/8/2019).

Daya dukung untuk investasi di Kabupaten Cirebon saat ini, menurutnya didukung oleh beberapa fasilitas, yakni Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Pelabuhan Muara Djati, Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), PLTU Cirebon, dan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Deni mengatakan, untuk sarana prasarana, para investor agar tidak khawatir, karena untuk menuju Kabupaten Cirebon, memiliki banyak akses, berbeda dengan daerah lainnya yang beberapa akses saja.

"Banyak kemudahan saat berinvestasi di Kabupaten Cirebon," katanya.

Deni mengatakan, untuk mempermudah menggaet investor pun, penyederhanaan izin pun saat ini sudah dilakukan oleh pemerintah pusat, bahkan bisa dilakukan secara online, sehingga yang sebelumnya harus melalui tiga tahap, kini menjadi satu tahap.

"Tidak pelru diragukan, Cirebon itu caruban, sangat bercampur, dalam waktu dekat akan menjadi besar," katanya.

Kawasan peruntukan industri menengah dan besar di Kabupaten Cirebon berada di Kecamatan Susukan, Gempol, Ciwaringin, Arjawinangun, Kapetakan, Palimanan, Plumbon, Depok, Greged, Mundu, Pangenan, Astanajapura, Gebang, Losari, Pabedilan, dan Ciledug.

Sedangkan, kawasan industri kecil dan mikro, berada di dalam kawasan permukiman, berada disejumlah kecamatan, yakni Kecamatan Sedong, Greged, Lemahabang, Pasaleman, dan Astanajapura. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved