Terjadi Aksi Vandalisme di Kampus Unwir dan Lapak Vermak, Satpol PP Indramayu Akan Cari Tahu Pelaku

Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Pemadam Kebakaran Indramayu akan melakukan penyelidikan terkait aksi vandalisme

Terjadi Aksi Vandalisme di Kampus Unwir dan Lapak Vermak, Satpol PP Indramayu Akan Cari Tahu Pelaku
Tribun Cirebon.com/Handhika Rahman
Lapak vermak levis jadi tempat vandalisme tangan jahil 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Pemadam Kebakaran Indramayu akan melakukan penyelidikan terkait aksi vandalisme bernada kasar yang mengatasnamakan politik di Jalan Ir H Juanda Indramayu.

Adapun korban vandalisme tangan jail kelompok rezim anti Jokowi itu menimpa lapak vermak levis milik Hamdan Maulana dan tembok pembatas luar Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu.

Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Indramayu, Kamsari Sabarudin mengatakan, aksi vandalisme terutama pada bangunan milik orang lain sangat tidak dibenarkan.

Vanda
Vanda (Tribun Cirebon.com/Handhika Rahman)

"Ini kan sifatnya insidentil atau laporan. Yang pasti nanti kami akan lakukan patroli dan pengawasan untuk mengungkap siapa pelakunya, dari mana, kapan, dan motif si pelaku ini apa," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Jumat (9/8/2019).

Lebih lanjut dirinya menyampaikan akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan terkait adanya aksi yang meresahkan warga tersebut.

Tak Puas Hasil Pilpres, Tangan Jahil Lakukan Aksi Vandalisme ke Lapak Vermak Levis Milik Hamdan

14 Pasangan Terjaring Operasi Yustisi, Petugas Gabungan Temukan Barang-barang Ini

Dia juga menjelaskan apabila pelaku yang meresahkan ini sudah diketahui, maka pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait atas dasar apa motif dilakukannya tindakan tidak terpuji tersebut.

Apabila hanya sekedar hobi atau kenakalan remaja pihak Satpol PP akan melakukan pembinaan.

Sedangkan apabila motif pelaku tersebut berdasarkan dendam atau sengaja hendak membuat onar kasus tersebut akan dilimpahkan ke ranah kepolisian untuk ditindak sesuai hukum.

Lebih lanjut dirinya menyarankan kepada korban untuk tidak takut menghapus coretan tidak etis tersebut.

Jika pelaku merasa tidak terima dan bertindak tidak sepantasnya, Satpol PP Kabupaten Indramayu siap memberikan perlindungan.

"Gak mungkin juga kami melakukan penertiban di bangunan milik orang lain, paling satu-satunya ya dihapus dan kami juga akan melakukan pengawasan," ujar dia. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved