Kakek Ini Mau Periksa Kandung Kemih, tapi Malah Disunat, Petugas Rumah Sakit Salah Lakukan Tindakan

Selain itu, Kakek berumur 70 ini mengatakan dirinya dibiarkan menunggu selama dua jam setelah operasi dilakukan.

Kakek Ini Mau Periksa Kandung Kemih, tapi Malah Disunat, Petugas Rumah Sakit Salah Lakukan Tindakan
regional Kompas.com
Ilustrasi disunat 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang kakek yang ke Rumah Sakit untuk pemeriksaan kandung kemih namun kemudian malah disunat mendapatkan ganti rugi £20.000 atau Rp 347 juta.

Terry Brazierawalnya dijadwalkan mendapatkan suntikan pada kandung kemihnya ketika dirawat di Leicester Royal Infirmary, Inggris musim panas lalu, justru dia malah disunat.

Tetapi petugas Rumah Sakit salah mengidentifikasi, dan Terry Brazier malah disunat.

Selain itu, Kakek berumur 70 ini mengatakan dirinya dibiarkan menunggu selama dua jam setelah operasi dilakukan.

Pihak Rumah Sakit kemudian memberitahukannya dan ia hanya bisa menjawab, "Oh, saya disunat?"

"Apa lagi yang bisa saya katakan? Saya terkejut, saya tidak percaya apa yang mereka katakan," katanya.

Siti Badriah Berani Bongkar Tingkah Suami, Krisjiana Saat di Atas Ranjang Bersamanya, Lakukan Ini

Ucapan Hoah Lega Suami Siti Badriah Setelah Malam Pertama Dikritik, Krisjiana Bikin Status Begini

'Peristiwa yang tidak pernah' terjadi

Kesalahan tersebut dicatat sebagai "peristiwa yang tidak pernah" terjadi di Rumah Sakit, insiden yang sebenarnya dapat dicegah bila prosedur penindakan diterapkan.

Terry Brazier ke Leicester Royal Infirmary agar kandung kemihnya disuntik botox.
Terry Brazier ke Leicester Royal Infirmary agar kandung kemihnya disuntik botox. (BBC)

Kasus ini adalah satu dari delapan kasus yang diajukan terhadap Rumah Sakit di Leicester pada tahun 2018, demikian dilaporkan Local Democracy Reporting Service.

Adapun kakek dua cucu ini mengatakan dirinya memutuskan mengambil langkah hukum setelah Rumah Sakit Leicester mengakui lewat surat bahwa langkah pemeriksaan yang diperlukan, tidak dilakukan.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved