Ingin Salatkan Umat Muslim Yang Tak Ada di Tempat, Ini Niat dan Doa Salat Gaib Beserta Tata Caranya

ketika meninggal Raja Ethiophia (Habasyah) namanya Najasyi, Nabi Muhammad SAW memanggil sahabat untul Sholat di Masjid Nabawi.

Ingin Salatkan Umat Muslim Yang Tak Ada di Tempat, Ini Niat dan Doa Salat Gaib Beserta Tata Caranya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DHITA MUTIASARI
Pelaksanaan salat gaib di Masjid Nurul Jannah Desa Semudun Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah, Jumat (26/5). 

TRIBUNCIREBON.COM - Salat gaib adalah menyolatkan jenazah yang tidak ada di depan orang yang mensalatkan.

Ustadz Abdul Somad menyampaikan, ketika meninggal Raja Ethiophia (Habasyah) namanya Najasyi, Nabi Muhammad SAW memanggil sahabat untul Sholat di Masjid Nabawi.

Itu diumumkan di masjid. Dipanggil sahabat untuk Sholat di Masjid Nabawi, jenazahnya tak ada. 

"Sahabat bertanya dimana jenazahnya ya Rasulullah SAW? Inilah kronologi Salat gaib," kata Ustadz Abdul Somad.

Dilansir dari NU.or.id, tata cara Salat gaib dilakukan sama seperti tata cara salat jenazah pada lazimnya.

Salat gaib bisa ditujukan untuk jenazah muslim secara umum, jenazah tertentu, atau jenazah massal di suatu tempat.

Salat gaib pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika Raja Najasyi wafat. Rasulullah SAW bersama para sahabatnya di Madinah melakukan shalat jenazah.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَى النَّجَاشِيَّ فِي الْيَوْمِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ خَرَجَ إِلَى الْمُصَلَّى فَصَفَّ بِهِمْ وَكَبَّرَ أَرْبَعًا

Artinya, “Rasulullah SAW mengabarkan kematian An-Najasyi pada hari kematiannya. Kemudian Rasul keluar menuju tempat shalat lalu membariskan shaf kemudian bertakbir empat kali,” (HR Bukhari).

Berikut ini adalah lafal niat salat gaib untuk jenazah umat Islam secara umum baik wafat di daerah lain atau wafat di masa jauh silam.

Halaman
1234
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved