Breaking News:

Gempa di Banten

Gempa 7,4 SR di Banten Terasa Sampai ke Bandung, Dikira Buntut Meletusnya Gunung Tangkuban Perahu

Pusat gempa berada 147 km Barat Daya daerah Sumur Banten dengan kedalaman 10 km.

BNPB
Abu vulkanik yang mengebul di gunung Tangkuban Parahu 

TRIBUNCIREBON.COM - Gempa bumi berkekuatan 7.4 Skala Richter mengguncang wilayah Banten, sebagian Jawa Barat dan Sumatera bagian selatan, Jumat (2/8/2019) sekitar pukul 19.03.

Pusat gempa berada 147 km Barat Daya daerah Sumur Banten dengan kedalaman 10 km.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung mengeluarkan peringatan tsunami begitu gempa dengan durasi 5 detik ini selesai mengguncang.

Peringatan dini tsunami terutama untuk wilayah Banten, Lampung, Jabar, dan Bengkulu.

Getaran atau guncangan gempa terasa hingga ke Kota Bandung dan sekitarnya, yang berjarak lebih dari 100 kilometer dari pusat gempa di barat daya Banten.

Berdasarkan pemodelan yang dikeluarkan BMKG, daerah yang berpotensi terkena tsunami adalah 
Pandeglang (status siaga), Lampung Barat pesisir selatan (Siaga), Lebak (Waspada), Sukabumi Ujung Genteng (Waspada), Tanggamus timur Lampung (Waspada), Lampung Selatan Kep Krakatau (Waspada), Lampung Barat pesisir tengah dan utara (Waspada), Bengkulu selatan, Serang (Waspada), dan Seluma Bengkulu (Waspada).

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono ST, Dipl Seis., M.Sc, dalam siaran persnya, gempa ini berpotensi tsunami dengan peringatan dini untuk wilayah:

(1) Pandeglang Bagian Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

(2) Pandeglang Pulau Panaitan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter). (3) Lampung-Barat Pesisir-Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter). (4) Pandeglang Bagian Utara dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter). (5) Lebak dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter).

"Kepada masyarakat di wilayah dengan status "SIAGA" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi. Kepada masyarakat di wilayah dengan status "WASPADA" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai".

Halaman
123
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved