Kisah Jodi Bocah Lusuh Yang Bersekolah Dengan Pakaian Kotor, Bupati Kuningan Siap Relokasi Rumahnya

Bupati Kuningan Acep Purnama, berjanji akan merelokasi rumah Jodi (7) yang semula berada di perbukitan dengan kondisi jalan menanjak dan terjal

Kisah Jodi Bocah Lusuh Yang Bersekolah Dengan Pakaian Kotor, Bupati Kuningan Siap Relokasi Rumahnya
ISTIMEWA
Menyedihkan! Bocah Berusia 7 Tahun di Kuningan Bersekolah Tanpa Pakaian Layak dan Tanpa Alask Kaki. 

TRIBUNCIREBON.COM - Bupati Kuningan Acep Purnama, berjanji akan merelokasi rumah Jodi (7) yang semula berada di perbukitan dengan kondisi jalan menanjak dan terjal, pindah ke wilayah dataran rendah di tengah pemukiman warga. Jodi merupakan bocah yang tinggal di atas perbukitan terpencil yang kisahnya viral karena pergi ke sekolah menggunakan baju kotor tanpa alas kaki.

Rencana lokasi rumah baru keluarga Jodi, kata Acep, akan berada di pinggir jalan, samping puskesmas pembantu Desa Margabakti, Kecamatan Kadugede.

"Kemarin saya sudah mendapatkan satu tempat. Itu tempatnya langsung di pinggir jalan. Berukuran kurang lebih 50 meter persegi. Nanti saya buatkan rumah dengan baik dan layak, paling tidak dua kamar tidur. Pinggir jalan dan sebelah pustu (puskesmas pembantu)," kata Acep, Rabu (31/7/2019).

Acep menyampaikan, kebijakan itu berdasarkan beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah kondisi kakek neneknya Jodi, Rakum (50) dan Sati (56) yang sudah tua. Keduanya akan kesulitan untuk berinteraksi dan bersosialisasi bersama warga sekitar apabila rumahnya tetap berada di bagian atas. Selain itu, Acep juga menyebut kondisi rumah yang berada di bagian dataran tinggi cukup membahayakan.

"Yang saya khawatirkan di musim hujan. Pastikan licin. Lalu ya air juga tidak ada sumber, jadi air itu harus diangkut dari bawah ke atas. Sehingga mungkin mereka, kalau ada air mandi, kalau enggak ada ya (tidak mandi)," kata Acep.

Acep menargetkan, proses relokasi rumah itu akan diselesaikan dalam waktu dekat. Dia juga mendukung penuh kepala sekolah dan seluruh guru-guru di SDN Margabakti setempat, untuk membimbing dan mengasuh Jodi. Menurutnya, Jodi anak yang cerdik dan penuh semangat untuk bersekolah. 

Bocah berusia 7 tahun tampak berjalan memasuki SDN Margabakti, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Rabu (31/7/2019).

Wanita berkerudung terlihat menyambut bocah lelaki bernama Jodi itu di sekolah. Selanjutnya Jodi pun dimandikan dan pakaian lusuh yang dikenakannya diganti seragam merah putih.

Jodi mengenakan sepatu dan tas seperti murid-murid lainnya kemudian masuk ke kelas. Rupanya ada alasan tersendiri mengapa Jodi harus dimandikan di sekolah.

Rumah Jodi di Dusun Pahing, Desa Margabakti, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, tidak memiliki toilet.

Halaman
1234
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved