11 Rumah Ludes Diamuk Si Jago Merah, Puluhan Warga Nagrog Terpaksa Mengungsi

Kebakaran terjadi sangat cepat karena material rumah banyak terbuat dari kayu. Api mulai membakar rumah warga pada siang hari

Tribun Jabar/Ferri Amiril
Ilustrasi kebakaran. 

Laporan Wartawan Tribun, Firman Wijaksana

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT -  Kebakaran menghanguskan 11 rumah dan satu musala di Kampung Nagrog, Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Senin (29/7/2019). Kebakaran diduga dari arus pendek listrik di salah satu rumah warga.

Udung (45), salah seorang pemilik rumah menyebut kebakaran pertama kali terjadi dari rumah Yati. Api terlihat dari atap rumah Yati dan merembet ke rumah warga yang lain.

"Banyak rumah yang semi permanen. Jadi api gampang menyambar ke rumah lain," ucap Udung, Senin (29/7).

Panggil Presiden Jokowi Dengan Kata Woi, Chef Arnold Dihujat Netizen, Sampai Tutup Akun Twitter

6 Fakta Gibran Rakabuming, Putra Jokowi yang Namanya Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo 2020-2025

Kebakaran terjadi sangat cepat karena material rumah banyak terbuat dari kayu. Api mulai membakar rumah warga pada siang hari.

"Banyak yang rata rumahnya. Habis semua rumah sama isi-isinya," katanya.

Danramil Samarang, Kapten CHb Untung Wahyudi mengatakan, delapan rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. Sedangkan sisanya rumah permanen.

"Posisi rumahnya juga berdekatan. Banyak rumah panggung yang sangat mudah terbakar," kata Untung.

Hampir Miliki 16 Juta Subscriber, Ria Ricis Pamit dari YouTube Sambil Nangis Ternyata Ini Alasannya

Hah, Stroke Bisa Sembuh hanya dengan Rutin Mengonsumsi Daun Singkong? Ternyata Obat Alami Ampuh

Selain 11 rumah, satu musala berukuran 25 meter persegi ikut terbakar. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 762 juta.

Dua unit motor milik warga pun ikut terbakar. Pemadaman api awalnya dilakukan secara manual karena jarak rumah warga yang jauh. Mobil pemadam baru tiba satu jam setelah adanya laporan kebakaran.

"Api baru padam beberapa jam kemudian. Ada tiga mobil pemadam yang membantu pemadaman api," katanya.

Akibat peristiwa tersebut, puluhan penghuni yang rumahnya terbakar terpaksa mengungsi ke rumah saudara dan tetangga terdekat.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Kebanyakan penghuninya sedang beraktivitas di ladang," ucapnya. (firman wijaksana)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved