Peringati HAN 2019, Anak-Anak di Kabupaten Indramayu Tuntut 11 Poin

Sejumlah anak di Kabupaten Indramayu mendeklarasikan Suara Anak Indonesia 2019 dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN)

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Peringatan Hari Anak Nasional 2019 di Alun-alun Indramayu, Jumat (26/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sejumlah anak di Kabupaten Indramayu mendeklarasikan Suara Anak Indonesia 2019 dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 Kabupaten Indramayu.

HAN 2019 ini diselenggarakan di Alun-alun Indramayu yang diikuti oleh ratusan anak dari berbagai jenjang pendidikan, Jumat (26/7/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Indramayu, Lily Ulyati mengatakan, deklarasi tersebut sebagai bentuk tuntutan anak baik kepada pemerintah, masyarakat, maupun orangtua.

"Kalau tahun kemarin kan mengkampanyekan anak agar cerdas jenius, kalau tahun ini dikampanyekan tentang perlindungan anak," ujar dia.

Disebutkan Lily Ulyati, ada 11 poin tuntutan anak-anak Indonesia. Berikut bunyi deklarasi Suara Anak Indonesia 2019:

Karnaval Hari Anak Nasional di Sumedang, Seorang Anak TK Hilang, Ibunya Syok, Menangis, dan Gemetar

Anak Tukang Becak Lulus Cum Laude dari ITB, S2 Cuma 10 Bulan, Langsung Diminta Jadi Dosen di Banten

Kami Anak Indonesia Menyuarakan:
1. Mengajak keluarga Indonesia untuk meningkatkan pengasuhan dan pengawasan terhadap anak yang ditelantarkan beserta dengan lingkungannya.
2. Anak Indonesia mendukung penuh pemerintah untuk merealisasikan penyelarasan peraturan perundang-undangan mengenai batas minimal usia perkawinan.
3. Memohon kepada pemerintah untuk mengatasi stunting dengan meningkatkan edukasi dan pemerataan fasilitas serta akses kesehatan.
4. Mengajak masyarakat Indonesia untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan Waste to Energy.
5. Mengajak pemerintah, tenaga pendidikan, dan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan pemahaman terkait kesehatan mental.
6. Mendukung pemerintah untuk menyamaratakan sarana prasarana dan tenaga pendidikan dalam mengoptimalkan sistem pendidikan.
7. Menolak segala bentuk deskriminasi di sekolah, lingkungan, dan media sosial terhadap anak.
8. Menolak segala bentuk eksploitasi terhadap anak.
9. Forum anak bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan dan menyamaratakan pemberian edukasi kepada anak terkait kesiapsiagaan bencana.
10. Memohon kepada pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan perhatian kepada anak berkebutuhan khusus dan anak berhadapan dengan hukum dalam segala aspek kehidupan.
11. Memohon kepada pemerintah untuk mengoptimalkan pembuatan Kartu Identitas Anak dan Akta Kelahiran di seluruh Indonesia.

Ditetapkan,
Di Sulawesi Selatan
21 Juli 2019,

ATAS NAMA ANAK INDONESIA

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved