Di Malam Jumat, Apakah Membaca Surat Yasin atau Surat Al Kahfi, Kamu Pilih yang Mana?

Boleh pilih salah satunya. Tapi lebih baik dibaca semuanya. Di rumah baca Al-Kahfi. Di masjid dan rumah tetangga yang sedang Yasinan, baca surat Yasin

Editor: Machmud Mubarok
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Umat muslim di Kota Pontianak melaksanakan i'tikaf dengan membaca ayat suci Alquran di Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalimantan Barat, pada malam 27 Ramadan 1436 H atau pada Senin (13/7) malam. 

TRIBUNCIREBON.COM - Di tengah masyarakat muslim Indonesia, membaca Alquran merupakan kegiatan keseharian, bahkan menjadi rutinitas. Khusus di malam Jumat, sebagian besar masyarakat muslim banyak yang mengamalkan membaca Surat Yasin

Di sisi lain, terdapat pula masyarakat yang mengamalkan sunnah membaca surat Al Kahfi. Manakah yang sesuai dengan sunnah Rasullulah SAW? 

Bagi kaum muslim yang tidak membaca Surat Yasin, biasanya menyebutkan kebiasaan itu di luar sunnah atau tidak dicontohkan oleh Rasullullah SAW. Seperti dikutip dari bincangsyariah.com, ada hadis yang menyebutkan keutamaan membaca Surat Al Kahfi di hari Jumat. 

Bunyi hadis itu seperti ini:  “Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, yang akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jumat” (HR. Al-Baihaqi)

Subhanallah, Ternyata Inilah Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Penggantian bacaan dalam kegiatan Yasinan sebenarnya tidak ada larangan juga dalam agama. Sebagaimana bacaan Yasin tiap malam Jumat, juga tidak dilarang agama. Bahkan dianjurkan. Rasulullah saw. bersabda,

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ حم الدُّخَان وَيس أَصْبَحَ مَغْفُوْراً لَهُ

Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, “Barang siapa membaca di malam Jumat surat Hamim Ad-Dukhan dan Yasin, maka ia diampuni dosanya ketika masuk waktu pagi.” (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman)

Al-Baihaqi menyatakan bahwa hadis dari Abu Hurairah tersebut berkualitas daif karena terdapat perawi bernama Hisyam Ibnu Ziyad, murid Abu Hurairah. Namun Al-Baihaqi menyatakan bahwa kedaifan ini dikuatkan dengan riwayat dari Al-Hasan.

Dalam riwayat lain, Al-Baihaqi meriwayatkan dari tabiin besar Abu Qilabah.

عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، قَالَ: ” مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنَ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ، وَمَنْ قَرَأَ الْكَهْفَ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ حُفِظَ مِنَ الْجُمُعَةِ إِلَى الْجُمُعَةِ، وَإِذا أَدْرَكَ الدَّجَّالَ لَمْ يَضُرَّهُ وَجَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ، وَمَنْ قَرَأَ يس غُفِرَ لَهُ

Dari Abu Qilabah yang berkata, “Barang siapa menghafal sepuluh ayat dari surat Al-Kahfi, dia akan dijaga dari fitnah Dajjal. Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, dia akan dijaga dari satu Jumat ke Jumat berikutnya. Ketika dia menemui Dajjal, ia tidak akan membahayakannya. Pada hari kiamat, wajahnya akan bersinar seperti rembulan pada malam purnama. Barang siapa membaca surat Yasin, dia akan diampuni.” (HR. Al-Baihaqi)

Subhanallah, Ternyata Inilah Keutamaan Sedekah di Hari Jumat, Yuk Bersedekah!

Setelah menyebutkan riwayat tersebut, Al-Baihaqi menyatakan,

هَذَا نُقِلَ إِلَيْنَا بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِنْ قَوْلِ أَبِي قِلَابَةَ وَكَانَ مِنْ كِبَارِ التَّابِعِينَ، وَلَا يَقُولُهُ إِنْ صَحَّ ذَلِكَ عَنْهُ إِلَّا بَلَاغًا

“Hadis ini dinukil kepada kami dengan sanad ini dari ucapan Abu Qilabah. Beliau adalah salah satu dari Kibarut Tabiin (Tabiin Senior). Beliau tidak akan mengatakan hal semacam itu jika riwayat ini benar dari beliau, kecuali berdasarkan riwayat dari Rasulullah saw.” (Syu’ab Al-Iman, 4/99)

Berdasarkan keterangan Al-Baihaqi di atas, kita dapat gambaran bahwa pada malam Jumat orang boleh saja membaca surah Yasin maupun Al-Kahfi.

Jadi, jika kamu disuruh milih, pada malam Jumat baca surah Yasin atau Al-Kahfi, kamu pilih yang mana? Boleh pilih salah satunya. Tapi lebih baik dibaca semuanya. Di rumah baca Al-Kahfi. Di masjid dan rumah tetangga yang sedang Yasinan, baca surat Yasin. 

Keutamaan Al Kahfi

Salah satu hal yang disunnahkan di hari Jumat adalah membaca surah Al-Kahf. Lalu, apa sajakah keistimewaan dari surah ini? Berikut ulasannya.

1. Dijaga/dilindungi dari Dajjal bagi yang hafal 10 ayat pertama
عَنْ أَبِى الدَّرْدَاءِ أَنَّ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ. رواه مسلم وأبو داود والنسائي والترمذي

Dari Abu Darda’, bahwasannya Nabi saw. bersabda, “Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dari surah Al-Kahf maka ia akan dijaga/dilindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim, Abu Daud, An-Nasa’i dan At-Tirmidzi).

2. Dijaga/dilindungi dari fitnah Dajjal bagi yang membaca sepuluh ayat terakhir
عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ قَرَأَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ آخِرِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ. رواه احمد.

Dari Abu Darda’, dari Nabi saw., bahwasannya beliau bersabda, “Barang siapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surah surah Al-Kahf, maka ia akan dijaga/dilindungi dari fitnah Dajjal.” (HR. Ahmad)

عَنْ ثَوْبَانَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ قَرَأَ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ سُورَةِ الْكَهْفِ فَإِنَّهُ عِصْمَةٌ لَهُ مِنَ الدَّجَّالِ. رواه النسائي.

Dari Tsauban dari Nabi saw, beliau bersabda, “Barang siapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surah Al-Kahf, maka sungguh ia menjadi pelidung baginya dari Dajjal.” (HR. An-Nasa’i).

Hadis-hadis tersebut menunjukkan bahwa membaca sepuluh ayat pertama, sepuluh ayat terakhir atau sepuluh ayat manapun dari surah Al-Kahf merupakan penjaga diri dari fitnah Dajjal.

3. Diberikan cahaya bagi yang membacanya di hari Jumat
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ. رواه الحاكم.

Dari Abu Said Al-Khudri r.a. bahwasannya Nabi saw. bersabda, “Sungguh siapa membaca surah Al-Kahf di hari Jumat, maka baginya cahaya yang terang antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim).

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ : مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ. رواه الدارمي.

Dari Abi Said Al-Khudri, ia berkata, “Barang siapa membaca surah Al-Kahf di malam Jumat, maka baginya cahaya yang terang antara dia dan baitul atiq (Ka’bah).” (HR. Ad-Darimi).

Demikianlah keistimewaan surah Al-Kahf bagi orang yang mau membaca atau menghafalnya terlebih di malam atau hari Jumat. Yakni dilindungi dari fitnah Dajjal kelak di hari Kiamat serta disiapkan cahaya khusus untuknya.  (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved