Breaking News:

Mahasiswa Cabuli 7 Anak Di Bawah Umur, Rayu Korban Gunakan Alasan Agama dan Ajak Nonton Video

Seorang mahasiswa yang juga calon pemuka agama, LT (25), mencabuli anak di bawah umur sebanyak tujuh orang

Dok Tribun Manado
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak di cianjur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril

CIANJUR - Seorang mahasiswa yang juga calon pemuka agama, LT (25), mencabuli anak di bawah umur sebanyak tujuh orang dalam kurun waktu 2014-2019 di sebuah vila di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Kasus tersebut terungkap setelah orangtua korban melapor ke Polda Jabar. Setelah berkas lengkap kasus kemudian dilimpahkan ke Kejati Jabar. Lalu Kejati Jabar melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Cianjur.

Kasi Pidum Kejari Cianjur, Eko Joko Purwanto SH, mengatakan, kasus tersebut telah lengkap dan sebentar lagi akan masuk agenda persidangan.

Berawal Dari Facebook, Gadis Di Bawah Umur Diperkosa dan Dicabuli 6 Remaja di Sejumlah Tempat

Sebulan Kenal Lewat Facebook dan Diajak Nonton Kuda Lumping, Gadis 15 Tahun Diperkosa dan Dicabuli

"Karena ini melibatkan anak di bawah umur, persidangannya dilakukan secara tertutup, demikian pula dengan materi persidangan yang tidak bisa kami ungkapkan," ujar Eko di kantor Kejaksaan Negeri Cianjur.

Eko mengatakan, pihaknya hanya bisa menyebut kasus tersebut terjadi di Cipanas dan melibatkan seorang calon pemuka agama.

"Dalihnya dalam merayu korban juga menggunakan dalih agama," kata Eko.

Ia mengatakan, para korban rata-rata berusia di bawah 17 tahun namun ada satu orang korban dewasa. Dalam laporan kepolisian pelaku juga memutar video porno untuk memancing tersangka selain dengan menggunakan dalih agama. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved