Breaking News:

Pengelola Museum Bandar Cimanuk Sebut Masih Banyak Jejak Budaya di Indramayu Yang Belum Ditemukan

Pengelola Museum Bandar Cimanuk Sebut Masih Banyak Jejak Budaya di Indramayu Yang Belum Ditemukan

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kepala Pengelola Museum Bandar Cimanuk, Nang Sadewo, Minggu (21/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ratusan benda bersejarah yang berada di Museum Bandae Cimanuk hanya merupakan sebagian kecil dari keseluruhan jejak budaya dan peradaban yang ada di Kabupaten Indramayu.

Menurut Kepala Pengelola Museum Bandar Cimanuk, Nang Sadewo, masih ada banyak peninggalan bersejarah yang belum terjelajahi keberadaannya di Kabupaten Indramayu.

Mengingat, Kabupaten dengan luas sekitar 204,001 Ha itu kaya sekali akan perjalanan bersejarah dari zaman ke zaman.

"Kita juga berkoordinasi dengan rekan-rekan lainnya untuk terus menggali jejak peninggalan sejarah, karena masih banyak yang belum ditemukan," ujar Nang Sadewo saat ditemui Tribuncirebon.com di Museum Bandar Cimanuk di Jalan Veteran No. 1 Lemahabang-Indramayu, Minggu (21/7/2019).

VIDEO - Liburan di Museum Bandar Cimanuk, Ada Pusaka Bersejarah Mulai Dari Zaman Hindu-Budha

Karena dalam menggali keberadaan dan informasi mengenai asal muasal benda sejarah itu memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Penggalian tersebut harus berdasarkan informasi yang relevan dan harus dari beberapa narasumber.

"Ini sebenarnya tugas yang sangat berat, kita juga tertatih-tatih. Jadi kalau bicara sejarah itu tidak bisa ditafsir hanya dari satu sumber harus ada penelitian ada pembuktiannya," ujar dia.

Disampaikan Nang Sadewo, demi menelusuri jejak-jejak bersejarah di Kabupaten Indramayu pihaknya juga membentuk TACB (Tim Ahli Cagar Budaya).

Adapun konsep yang diusung tim itu yaitu misi pelestarian budaya.

Dijelaskan dia, dalam pengalian jejak-jejak bersejarah ini memerlukan pengorbanan mental, waktu dan tenaga lebih karena harus berkali-kali melakukan penelitian untuk membuktikan asal muasal sejarah benda tersebut.

"Meski mungkin yang mengetahui tentang sejarah itu sudah meninggal tapi selalu ada cara untuk menggali tentang sejarah-sejarah ini," ujar dia.

Salah satu peninggalan yang baru ditemukan, yakni Situs bersejarah Makam Pangeran Anggasara Indrajati yang berlokasi di belakang Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Sering Menangis & Stres Karena Kasus Ikan Asin, Elma Theana Blak-blakan Ungkap Kondisi Fairuz

Meski makam itu masih dalam keadaan utuh, namun kondisi makam Pangeran Anggasara Indrajati sangat memprihatinkan dan terbengkalai.

Bahkan bagian makam sepanjang sekitar tiga meter itu tampak hancur dibagian salah satu sisinya, ada juga beberapa bongkahan batu disamping makam sehingga membuat kondisi makam kian memprihatinkan.

"Tapi sudah selesai, saya sudah bicara dengan pihak kelurahan. Mereka bilang akan segera memperbaiki makam tersebut, insya Allah besok," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved