Kompleks Asrama Haji di Indramayu Mulai Dibangun Tahun 2020, Umrah dari Kertajati Mulai Agustus 2019

tahap pertama yang akan diberangkatkan dari Bandara Kertajati adalah jemaah asal Majalengka, Kota Cirebon, Cirebon, Kuningan, Sumedang, Indramayu

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Kamis (13/12/2018) 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG  - Pembangunan kompleks asrama haji untuk pemberangkatan haji dari embarkasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati akan dimulai 2020. Hal ini untuk mengakomodasi pemberangkatan haji asal Jawa Barat dari bandara di Kabupaten Majalengka tersebut pada 2020.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Kantor Wilayah Jawa Barat, Ajam Mustajam, mengatakan untuk tahap pertama, pembangunan kompleks asrama haji ini akan membangun aula, kantor, dan gudang logistik. Lokasinya di Kabupaten Indramayu, di atas lahan seluas delapan hektare.

Bangunan asramanya sendiri, katanya, belum bisa dibangun pada tahap pertama mengingat keterbatasan waktu. Dengan adanya aula dan gudang logistik, katanya, para calon haji tidak akan menginap di asrama, melainkan hanya transit sebelum diberangkatkan melalui Bandara Kertajati.

"Jadi transit sebentar dulu di aula, tidak menginap karena belum ada asramanya. Setelah mengantre jadwal, langsung diberangkatkan ke Bandara Kertajati dan langsung ke Tanah Suci," kata Ajam di Bandung, Sabtu (20/7).

Anggota TNI yang Disiksa Secara Brutal Kelompok SMB Tampak Sudah Menyerah, tapi Tetap Dipukuli

45 Pelaku yang Siksa Anggota TNI Secara Brutal Akhirnya Disikat Polisi, Ini Videonya

Ajam mengatakan pada tahap pertama kemungkinan yang akan diberangkatkan dari Bandara Kertajati adalah jemaah asal Kabupaten Majalengka, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Indramayu.

Pemberangkatan jamaah dari enam daerah tersebut melalui Kertajati pun sudah siap pada tahun ini. Namun, akibat kontrak yang sudah diteken antara maskapai Saudia Arlines dan Bandara Soekarno Hatta, penerbangan jamaah haji dari Kertajati tersebut urung dilakukan tahun ini.

Penambahan fasilitas embarkasi membuka kemungkinan selanjutnya pemberangkatan dari Bandung Raya dan Priangan Timur. Diperkirakan yang akan tetap berangkat dari Embarkasi Bekasi atau Jakarta adalah jamaah asal Bogor, Bekasi, Depok, dan Sukabumi.

Cara Mudah Keluarkan Gula Darah di Tubuh dalam Waktu 3 Hari, Jangan Sampai Anda Terkena Diabetes

Buah Ceplukan atau Cecenet, Ternyata Punya Khasiat Obati Segala Macam Penyakit, Berikut Resepnya

Ajam mengatakan tidak hanya untuk warga Jabar, pemberangkatan jamaah haji dari Kertajati pun akan dilakukan oleh enam kabupaten atau kota di Jawa Tengah bagian Barat, seperti Brebes, Tegal, Cilacap, dan Banyumas, mengingat jarak yang juga dekat dengan Jawa Tengah bagian barat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri menargetkan pada 2020 Bandara Kertajati menjadi tempat pemberangkatan haji. Sementara umrah dari Kertajati dimulai antara Agustus sampai September 2019.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan agar target 2020 itu dapat dipenuhi, sebelumnya harus ada penetapan terlebih dahulu dari Kementerian Agama RI. Berdasarkan rapat dengan Kemenag, Iwa mengatakan bahwa embarkasi haji semakin pasti akan dibangun di Kabupaten Indramayu. Menjadi pertimbangan utama karena Pemerintah Kabupaten Indramayu telah memberikan hibah lahan seluas delapan hektare beserta sertifikatnya.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved