Breaking News:

Pemkab Indramayu dan Dirjen Kereta Api Kemenhub Jalin Kerjasama, Ini 4 Program Yang Akan Dilakukan

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub RI berencana akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Cirebon, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub RI berencana akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu untuk menekan angka kecelakaan kereta api.

Kasubdit Rekayasa dan Peningkatan Keselamatan Perkeretaapian, Prayudi mengatakan, rencana tersebut urgen dilakukan menyikapi banyaknya terjadi kecelakaan di perlintasan kereta api di Kabupaten Indramayu.

"Ada beberapa program dalam upaya peningkatan keselamatan di perlintasan kereta api yang tadi sudah kami bahas dengan Pak Bupati," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di Pendopo Indramayu, Kamis (18/7/2019).

Disampaikan Prayudi, Kemenhub pertama kali akan mengingatkan terus melalui sosialisasi pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api. Sebagaimana diketahui, kereta api adalah transportasi yg harus di dahulukan.

"Karena dari kecepatan 100 kilometer per jam jika hendak berhenti itu harus memerlukan jarak antara 600-700 meter," ujar Prayudi.

BREAKING NEWS: Seorang Wanita di Indramayu Tewas Terlindas Kereta Api Disebut Sengaja ke Kolong

BREAKING NEWS: Mobil Xenia Ringsek Setelah Tabrak Kereta Api di Mundu Cirebon, 6 Penumpang Selamat

Selain itu, daerah Kabupaten Indramayu merupakan jalur perlintasan, sehingga kereta api yang melintasi Kabupaten Indramayu akan berkecepatan tinggi.

"Lain halnya dengan Cirebon yang menjadi daerah destinasi," ujar dia.

Kedua, Kemenhub akan melakukan pelatihan bersertifikasi terhadap penjaga pintu register atau palang pintu.

Prayudi menyebut pihaknya sudah bekerjasama dengan Pemkab Indramayu terkait SDM yang akan ditugaskan nantinya. Adapun untuk petugas tersebut akan dilatih terlebih dahulu oleh Kemenhub selama satu minggu.

Ketiga, kemenhub akan memasang pintu register pada perlintasan-perlintasan yang belum terpasang.

Keempat, pihaknya juga merencanakan untuk pembuatan fly over atau underpass di beberapa perlintasan kereta api di Kabupaten Indramayu.

Terkait waktu pelaksanaannya, Prayudi belum dapat memastikan, karena harus dilakukan riset dan penelitian terlebih dahulu apakah perlu atau tidak pembuatan fly over atau underpass ini.

"Kami akan menerjunkan tim nanti, untuk pelaksanaannya kami belum tahu, di tahun 2020 juga belum tentu bisa dimulai," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved