Breaking News:

Tak Punya Ruang Kelas, Puluhan Siswa SMP di Cianjur Harus Menumpang ke Sekolah Lain Untuk Belajar

Tak Punya Ruang Kelas, Puluhan Siswa SMP di Cianjur Harus Menumpang ke Sekolah Lain Untuk Belajar

Tribun Jabar/Ferri Amiril
Sebanyak 47 siswa SMP PGRI 2 Cianjur kelas 8 terpaksa belajar di lantai karena ruang kelas yang mereka tempati tak memiliki kursi dan bangku. 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Sebanyak 47 siswa SMP PGRI 2 kelas 8 terpaksa belajar di lantai karena ruang kelas yang mereka tempati tak memiliki kursi dan bangku.

Sisanya kelas 9 yang berjumlah 63 orang harus duduk berdesakan di ruangan kelas lain.

Para siswa SMP PGRI 2 tersebut masih harus menumpang ke SDN Cimanggu 2 karena belum memiliki bangunan sekolah.

Meski harus belajar sambil duduk di lantai, para siswa mengaku tak patah semangat untuk belajar. Mereka mengaku tetap mengikuti pelajaran sebagaimana biasanya.

Seorang siswa, Elsa Ramadani dari kelas 9, mengatakan, kondisi menumpang dan tak ada kursi memang terkadang membuat kegiatan belajarnya tak nyaman di sekolah.

"Kami ingin sekali bangunan baru lengkap dengan kursi dan meja, tapi kondisi seperti ini juga kami masih bersyukur bisa belajar di sekolah yang dekat dengan rumah," ujar Elsa, ditemui di SDN Cimanggu 2, Rabu (17/7/2019).

Janjikan Jadi Karyawan Pertamina & Minta Uang Kepada Korban, Seorang Warga Bekasi Ditangkap Polisi

Elsa mengatakan, meski ia sebentar lagi lulus, namun ia berharap adik kelasnya bisa menikmati proses belajar selayaknya pelajar di SMP lainnya yang memiliki kursi, meja, dan papan tulis.

Hal senada dikatakan oleh, Rizki Ramadani kelas 9, menurutnya ia sudah lama berharap ada ruang kelas yang memadai untuk kegiatan belajar.

"Saya harap ada yang melihat kondisi kami di sini, meski terkadang teman-teman tak mengeluh, tapi rasanya sudah lama sekali kami belajar duduk di lantai," kata Rizki.

Seorang guru honorer di SMP PGRI 2, Ridwan (26), mengaku terpacu semangatnya untuk mengajar meski dalam kondisi menumpang di SDN Cimanggu dengan ruangan kelas yang tak punya kursi dan meja.

Istri Pertama Pablo Benua Bongkar Fakta: Pablo Selingkuh Dengan Wanita Thailand Hingga Dia Hamil

"Saya putra daerah di sini, saya sudah mengabdi honor 4 tahun, dibayar setiap tiga bulan sekali Rp 1,2 juta kadang empat bulan. Tapi saya tak melihat itu, saya melihat semangat adik-adik ini untuk belajar, saya ingin memajukan daerah saya sendiri, menyemangati mereka yang ingin belajar agar tak putus sekolah," kata Ridwan.

Ia mengatakan, sudah empat tahun pelajar di SMP PGRI 2 belajar di lantai dan menumpang di SDN PGRI 2.(fam)

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved