Breaking News:

Sejarah Dua Desa Yang Sering Terlibat Tawuran, Bupati Indramayu Resmikan Pos Pengamanan Tiga Pilar

Bupati Indramayu meresmikan Pos Pengamanan Tiga Pilar Sanika Satyawada 2000 yang terletak di perbatasan Desa Parean Girang

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Peresmian Pos Pengamanan Tiga Pilar Sanika Satyawada 2000 yang terletak di perbatasan Desa Parean Girang dan Desa Bulak Kecamatan Kandanghaur, Selasa (16/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bupati Indramayu meresmikan Pos Pengamanan Tiga Pilar Sanika Satyawada 2000 yang terletak di perbatasan Desa Parean Girang dan Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Selasa (16/7/2019).

Peresmian itu dilakukan oleh Kapolres Indramayu, AKBP M. Yoris M.Y Marzuki serta Dandim 0616/ Indramayu Letkol KAV Agung Nur Cahyono S.I.P. M.tr (Han), juga Bupati Indramayu, Supendi. 

Bupati Indramayu, Supendi mengatakan, sesuai namanya, pos pengamanan ini akan diisi oleh personel dari Satpol PP, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari gabungan kedua desa untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Sehingga bilamana ada permasalahan-permasalahan masyarakat bisa diselesaikan di pos ini," ujar Bupati seusai peresmian Pos Pengamanan Tiga Pilar.

Bupati Indramayu Keluarkan Kebijakan Siswa SD yang Ingin Masuk SMP Perlu Lampirkan DTA

Keboncelan Stunting di Kabupaten Indramayu Capai 29,9 Persen, Bupati Targetkan 2020 Turun 5 Persen

Nantinya, masyarakat juga dapat memanfaatkan ketersediaan pos pengamanan ini dengan kegiatan kemasyarakatan yang positif.

Terlebih asal muasal dari kedua desa ini merupakan satu kesatuan dahulunya, Supendi menyampaikan, karena perkembangan pemerintahan sehingga dibagi menjadi beberapa wilayah desa yang di antaranya adalah Desa Parean Girang dan Desa Bulak.

"Tidak etis jika konflik ini terus berkembang karena desa-desa ini adalah satu rumpun satu kesatuan, kami kembalikan lagi asal usul dari desa ini," kata Supendi.

Dirinya berharap, dengan adanya pos pengamanan ini dapat merubah citra dari kedua desa yang sering terlibat tawuran bisa bersatu dan berdamai. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved