Breaking News:

ABG Laki-laki Dituduh Mencuri Handphone, lalu Dikeroyok Sampai Tewas, Sebelumnya Join Pesta Miras

Sebelum berangkat, keduanya mampir dan nongkrong dengan beberapa temannya di wilayah Kecamatan Randublatung. Mereka pun kemudian. . .

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribunnews
Ilustrasi - Tewas tak bernyawa 

"Identitas semula sulit diketahui karena sidik jari tak muncul di database E KTP. Ternyata masih anak-anak dan belum punya KTP. Ini berkat informasi dan pemeriksaan saksi-saksi," ujarnya.

Tim Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah, meringkus tiga orang pelaku pembunuh DT (16), anak putus SMP asal Kecamatan Jepon, Blora.

Ketiga pelaku yang masih di bawah umur tersebut berinisial AJ (15) warga Kecamatan Jepon, Blora, YD (16), warga Kecamatan Jiken, Blora, dan HG (16), warga Kecamatan Randublatung, Blora.

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo mengatakan, AJ yang sebelumnya diperiksa sebagai saksi, statusnya ditingkatkan menjadi tersangka.

Dalam pemeriksaan penyidik, ternyata AJ ikut terlibat dalam kasus kematian DT.

Karena ketiga pelaku masih di bawah umur, penanganan kasus selanjutnya diserahkan kepada tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blora.

"Meski tak ikut memukuli, AJ ikut memegangi kaki korban. AJ menjadi tersangka. Jadi, korban ini tewas dikeroyok setelah sempat pesta miras. Semua pegang peran masing-masing," terang Heri, di Mapolres Blora, Senin (15/7/2019).

dalam kasus pengeroyokan hingga berujung kematian itu, YD dan HG mengakui telah ikut memukuli DT dengan pukulan tangan dan tendangan kaki.

"Kami amankan ketiganya di Blora dan Jatim. Melanggar Pasal 76 C jo Pasal 80 Ayat 3, UU RI Nomor 17 Tahun 2016 itu tentang penetapan Perpu Nomor 101 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, atau Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," ujar dia. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved