Breaking News:

Korban Tewas Gempa Maluku Bertambah, Korban Tertimpa Bangunan Ambruk Saat Selamatkan Diri

Korban Tewas Gempa Maluku Bertambah, Korban Tertimpa Bangunan Ambruk Saat Selamatkan Diri

Editor: Mutiara Suci Erlanti
(AFP/STR)
Warga berada di luar rumah mereka setelah terjadinya gempa di Labuha, Maluku Utara, Minggu (14/7/2019). Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 7,2 terjadi sekitar pukul 16.10 di 62 kilometer sebelah timur laut Labuha, Maluku Utara. 

TRIBUNCIREBON.COM, AMBON- Korban tewas gempa Maluku bertambah satu orang atas nama Aspar Mukmat (20), warga Desa Gane Dalam, Kecamatan Gane Timur Selatan. Aspar tewas tertimpa bangunan rumahnya yang roboh, Minggu (14/7/2019).

“Ada tiga orang meninggal dunia. Semuanya meninggal karena terimpa bangunan ambruk saat menyelamatkan diri,” kata Sekretaris BPBD Maluku Utara, Ali Yau saat dihubungi Kompas.com, Senin (15/7/2019).

Sebelumnya, dilaporkan ada dua warga yang tewas disebabkan gempa yaitu Aisyah (51) ( sebelumnya ditulis Aina), warga Desa Ranga-Ranga, Kecamatan Gane Barat, dan Segaf Girato, warga Desa Yomen Kecamatan Joronga.

Selain korban meninggal dunia, dari informasi yang diterima beberapa warga di Halmahera Selatan juga mengalami luka-luka baik ringan maupun patah tulang akibat tertimpa bangunan.

Selain itu seorang bayi juga dilaporkan terluka akibat gempa tersebut.

Sering Pamer & Cari Perhatian, Psikolog Sebut Barbie Kumalasari Ada Kecenderungan Idap Mythomania

Menurut Ali, saat ini tim terpadu dari pemerintah daerah Halmahera Selatan, BPBD, Tim SAR, TNI/Polri dan berbagai unsur lainnya telah bergerak ke lokasi bencana untuk mendata jumlah kerusakaan bangunan dan juga korban luka akibat musibah tersebut.

Untuk penanganan korban luka-luka akibat gempa, tim juga ikut membawa obat-obatan dan tenaga medis ke lokasi bencana seperti di Kecamatan Gane Barat dan Gane Timur yang dianggap sebagai wilayah yang paling parah terdampak bencana.

“Untuk korban luka-luka nanti akan ditangani karena tim juga membawa obat-obatan dan tenaga medis,”sebutnya.

Selain rumah warga, gempa berkekuatan 7.2 magnitudo yang mengguncnag Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara, juga merusak sejumlah fasilitas umum berupa sekolah dan rumah ibadah.

Data yang diterima Kompas.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, gempa besar yang mengguncang wilayah tersebut merusak sebuah bangunan gereja dan dua gedung sekolah di Desa Ranga-Ranga.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved