Begini Cerita Awal Luki Memperoleh Bibit Jagung Warna-Warni, Ternyata Bibitnya Hasil Kawin Silang

Begini Cerita Awal Luki Memperoleh Bibit Jagung Warna-Warni, Ternyata Bibitnya Hasil Kawin Silang

Begini Cerita Awal Luki Memperoleh Bibit Jagung Warna-Warni, Ternyata Bibitnya Hasil Kawin Silang
Tribun Jabar/Ferri Amiril
jagung warna-warni

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Awal mula petani palawija, Luki Lukmanul hakim (45), memperoleh bibit jagung warna-warni beli dari online Bukalapak.

Ternyata ia sudah setahun lebih mencoba mengawinsilangkan jagung berwarna tersebut.

Setiap dua bulan sekali ia pun rajin meng-upload di media sosial Facebook hasil panennya.

"Saya dapat bibit jagung warna-warni ini setahun yang lalu beli benih dari online Bukalapak," ujar Luki ditemui di kebunnya, Senin (15/7/2019) sore.

Luki mengatakan, pertama kali ia beli benih warna merah, hitam, putih, dan ungu, lalu ia tanam secara berseling lima baris.

"Karena jagung menyerbuk selang-seling pas hasilnya ada yang hitam putih, ada yang motif acak, di awal dapat enam motif yang baru," ujar Luki.

Dipolisikan Kuasa Hukum Pablo Benua, Hotman Paris: Tenang Aja, Saya Selalu Pakai Otak

Ia mengatakan mendapat 12 motif yang baru hasil perkawinan silang di kebun jagung miliknya.

Menurutnya ia rutin memanen jagung tersebut setiap dua bulan. Ia pun kerap mengawinsilangkan jagung tersebut.

"Saya posting di Facebook sudah lama,
Jadi petani sejak tahun 1998, dulu mengembangkan sayuran palawija, lalu sempat berhenti jadi petani karena kerja dulu di tempat lain," katanya.

Ia mengatakan, sudah memanen jagung dari awal sampai akhir sebanyak dua ton lebih.

"Kebanyakan sisa panen dikonsumsi dibagi-bagi diolah direbus, sisa panen sedikit tiga empat kuintal, sekarang lagi penanaman baru, ditanam padat. Semoga akhir September sudah bisa panen," katanya.

Ia menanam bibit baru di tanah seluas tiga hektare bersama Kelompok usaha yang ia beri nama Canary Farm1di Kampung Lebak saat, Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Korban Tewas Gempa Maluku Bertambah, Korban Tertimpa Bangunan Ambruk Saat Selamatkan Diri

Beberapa warga asing yang sudah mengunjungi kebunnya hingga saat ini berasal dari Kanada, Irlandia, Amerika Serikat, Belanda, dan Oman.(fam)

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved