Breaking News:

Profil

Siapa Sebenarnya Mochamad Iriawan? Jenderal Bintang Tiga yang Diperiksa Terkait Kasus Novel Baswedan

Seperti diketahui, Mochammad Iriawan pernah memperingatkan Novel Baswedan bahwa ia akan mendapat teror.

Kolase
Mochamad Iriawan dan Novel Baswedan 

Kasus terkenal yang pernah ditanganinya yaitu pembunuhan kontroversial Nasrudin Zulkarnaen oleh tersangka Ketua KPK Antashari Azhar, saat Mochamad Iriawan masih menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berpangkat Komisaris Besar Polisi tahun 2008.

Pada tanggal 18 Juni 2018, Mochamad Iriawan dilantik oleh Mendagri Tjahjo Kumolo menjadi Penjabat Gubernur Jawa Barat menggantikan Iwa Karniwa hingga 5 September 2018.

Tak Puas Hasil di MK, Kubu Prabowo-Sandiaga Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung

Ramai Dikabarkan Pindah Agama, Salmafina Sunan Bikin Tulisan Seperti Ini di IG, Sindir Mantan Suami?

Mantan penjabat gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan saat melantik Toto Muhammad Toha sebagai Penjabat Wali Kota Bekasi menggantikan Penjabat sebelumnya Ruddy Gandakusumah di Aula Barat Gedung Sate.
Mantan penjabat gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan saat melantik Toto Muhammad Toha sebagai Penjabat Wali Kota Bekasi menggantikan Penjabat sebelumnya Ruddy Gandakusumah di Aula Barat Gedung Sate. (Istimewa)

Selain itu, Mochamad Iriawan pernah menjadi Kapolda Jabar sejak 24 November 2013 hingga dia ditarik ke Mabes Polri sebagai Kadiv Hukum Polri, 5 Juni 215.

Sepak terjangnya semasa memimpin Polda Jabar pun tergolong cukup cemerlang.

Adapun  Mochamad Iriawan berhasil mengungkap kasus penculikan bayi milik pasangan Toni Manurung (26) dan Lasmaria boru Manulang (24) di RS Hasan Sadikin, Bandung, 25 Maret 2014. 

Selain itu, Mochamad Iriawan juga dikenal keras dalam menerapkan disiplin terhadap anak buahnya.

Di sela apel siaga pasukan pengamanan Konferensi Asia Afrika, di Lapangan Gasibu, 14 April 2015, misalnya, dia pernah menampar dua anggota satuan Sabhara.

Hal itu bermula ketika Mochamad Iriawan menemukan sampah bekas botol minuman berserakan di dalam mobil patroli kedua petugas tersebut.

 "Mobil ini dibeli lewat pajak rakyat, masak kalian merawatnya saja tidak bisa," ujar  Mochamad Iriawan sata itu. 

Untuk membuat efek jera terhadap para geng motor yang bertindak kriminal dan sadis,  Mochamad Iriawan memerintahkan jajarannya untuk melakukan tembak di tempat.

"Bila ada yang tak berani ukur celananya, ganti pakai rok," katanya waktu itu.

HASIL Akhir Persija Jakarta vs Persib Bandung, Gol Telat Artur Gevorkyan Gagalkan Pesta The Jakmania

Ifan Seventeen dan Juliana Moechtar Punya Hubungan Spesial? Gosip Kedekatannya Semakin Panas

Dari Kapolda Jabar, Mochamad Iriawan ditarik ke Mabes Polri, Jakarta.

Adapun Mochamad Iriawan diberi tugas Kadivkum Polri dan berlanjut sebagai Kadivpropam Polri.

Tak lama kemudian, pada tahun 2016, ia diangkat menjadi Kapolda Metro Jaya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved