Kemendag Dukung Pelaku Usaha Batik: Pakai Batik Pewarna Alami Berikan Dampak Baik untuk Lingkungan

Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menggelar Bimbingan Teknis Pengembangan Produk Cirebon di Hotel Parta,

Kemendag Dukung Pelaku Usaha Batik: Pakai Batik Pewarna Alami Berikan Dampak Baik untuk Lingkungan
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti, saat berada di Hotel Parta, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (10/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Cirebon, Siti Masithoh

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menggelar Bimbingan Teknis Pengembangan Produk Cirebon di Hotel Parta, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (10/7/2019).

Kegiatan tersebut untuk memenuhi tuntutan pasar yang semakin mengutamakan produk ramah lingkungan dan berkualitas. Untuk itu, Kemendag merangkul para UKM agar terus meningkatkan kualitas produk yang dibuat.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti, mengatakan pemerintah akan selalu mendukung pelaku usaha untuk menghasilkan produk ramah lingkungan yang berkualitas dan ramah lingkungan. Hal itu, kata dia, bisa menguasai pasar domestik dan mewujudkan peningkatan kinerja ekspor yang berkelanjutan.

"Pemerintah akan selalu mendukung UKM dalam peningkatan daya saing dan kemudahan akses pasar bagi produk UKM, serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri telah diatur dalam Undang-undang
Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 47 tahun
2016 tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri," katanya saat ditemui di Hotel Patra, Rabu (10/7/2019).

Menurut Tjahya, kekuatan ekonomi sebuah negara bersumber pada potensi kekuatan daerah, sehingga pemerintah daerah berperan penting dalam memanfaatkan sumber daya alam menjadi nilai ekonomi yang menguntungkan.

Di Tengah Para Ibu Negara yang Mengenakan Summer Dress, Iriana Jokowi Tampak Menawan Memakai Batik

Anda Ingin Beli Kerajinan Home Industry? Yuk Kunjungi Batik Paoman Art

Mengenal Batik Khas Paoman dan Dermayon Yang Miliki 50 Jenis Motif

Di Cirebon sendiri, Kemendag menginginkan adanya kemajuan dari produk batik. Pasalnya, batik dianggap ikon Cirebon yang telah banyak dikenal masyarakat berbagai kota di Indonesia. Dalam bimbingan teknis yang dikhususkan kepada pelaku usaha batik ini, kegiatan difokuskan
kepada diversifikasi pewarnaan alam dari kearifan lokal.

Pewarnaan kain batik yang umumnya dilakukan dengan menggunakan pewarna kimia, saat ini semakin populer proses pewarnaan yang menggunakan bahan baku dari alam.

"Dengan menggunakan pewarna alam, batik memberikan dampak positif bagi lingkungan, yaitu tidak menimbulkan dampak pencemaran," katanya. 

Bimtek tersebut berlangsung tanggal 10 dan 11 Juli dengan diikuti para pelaku usaha batik di Cirebon. (*)

Penulis: Sitimasithoh
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved