Ibu dan Anak Tertimpa Rumah Tak Layak Huni yang Roboh di Cianjur, Kini Mereka Tinggal di Saung

Ia baru tersadar ada paku menancap di punggungnya setelah tetangganya juga berteriak. Luka punggung Nurjanah belum diobati secara medis

Tribun Jabar/Feri Amiril Mukminin
Nurjanah dan suaminya, Judim (46), serta anaknya di atas reruntuhan rumah tak layak huni milik mereka yang roboh akhir pekan kemarin di Cikalong Kulon, Cianjur. 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR -  Nurjanah (27) dan anak bungsunya Ade Trisna (4) tertimpa reruntuhan kayu dan bambu saat rumah panggungnya ambruk, Sabtu (6/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Nurjanah menderita luka akibat paku di bagian punggungnya sementara anaknya hanya menderita luka ringan lecet.

Nurjanah bersama suami dan tiga anaknya sempat tidur di atas reruntuhan rumah beratap langit pada Sabtu malam. Kini sudah dua hari ia memanfaatkan saung tegalan kebun di dekat rumahnya untuk sementara tinggal.

Keluarga Nurjanah sangat membutuhkan bantuan untuk membangun rumah layak mengingat ia mempunyai balita yang tak mungkin tinggal di sebuah saung kecil tersebut.

Keluarga Nurjanah tinggal di sebuah kebun menumpang yang tanahnya milik orang lain. Mereka mengaku mempunyai hak untuk membangun rumah di ujung kebun namun tak punya uang untuk membangun.

Pria Ini Tawarkan Istri Sah untuk Layani Pria Lain, Boleh Berhubungan Intim, Syaratnya Harus Bertiga

Keluarga Nurjanah tinggal di Kampung Cibakin, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.

Ditemui pada Selasa (9/7) petang, Nurjanah mengatakan ia masih mengingat jelas saat rumahnya tiba-tiba ambruk dan menimpa dirinya bersama anak bungsunya.

"Saya sedang memasak nasi di dapur, anak bungsu saya sedang main di depan rumah, tiba-tiba terdengar suara berderit paku lepas dan bruk rumah saya ambruk," kata Nurjanah.

Seketika ia hanya termangu berdiri untuk beberapa saat saking kagetnya. Setelah ada tetangga yang berteriak ia langsung sadar dan langsung mencari anaknya.

"Alhamdulilah anak saya tidak luka, saya sempat mencarinya di antara reruntuhan rumah," kata Nurjanah.

Bawa Atribut Persib, 30 Orang Yang Diamankan Ternyata The Jak Mania Asal Indramayu, Bukan Bobotoh

Ia baru tersadar ada paku menancap di punggungnya setelah tetangganya juga berteriak. Luka punggung Nurjanah belum diobati secara medis. Ia mengaku hanya menggunakan obat kampung untuk menutup lukanya.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved