Breaking News:

Janda Kaya Jadi Korban Penipuan Pria Ngaku Duda yang Mau Menikahinya, Duit Rp 60 Juta Ludes Digondol

AKP Jaja Gardaja mengatakan, modus yang dilakukan pelaku tersebut berawal membujuk. . .

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
NET
ilustrasi wanita gunakan daster 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Seorang janda tajir asal Desa Rajagaluh, Kecamatan Rajagaluh, Kecamatan Majalengka dengan inisial SH mengaku telah ditipu seorang pria dan rugi Rp 60 juta, Senin (8/7/2019).

Adapun janda yang berusia 67 tahun itu harus gigit jari setelah kehilangan materi yang begitu besar akibat ulah seorang pria yang mengaku duda.

"Pelakunya sendiri merupakan warga Desa Sukahaji, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka dan saat ini, pelaku berikut sejumlah barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Rajagaluh," ujar Kapolsek Rajagaluh, AKP Jaja Gardaja, Selasa (9/7/2019).

AKP Jaja Gardaja mengatakan, modus yang dilakukan pelaku tersebut berawal membujuk korban yang akan menikahinya, dia juga mengaku bahwa di rumah korban ada harta karun.

Selanjutnya, kata dia, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban berinisial SH untuk membeli segala persyaratan agar harta karun berupa batangan emas yang ada di rumah korban bisa diambil.

BREAKING NEWS: Seorang Wanita di Indramayu Tewas Terlindas Kereta Api Disebut Sengaja ke Kolong

Habib Bahar bin Smith Divonis 3 Tahun Penjara, Sebelumnya Sudah Akui Aniaya 2 Bocah, Kini Menyesal

Mabuk, 3 Pria India Culik dan Perkosa Anjing Tetangga secara Bergiliran Hingga Luka Parah

"Harta karun berupa emas itu, bahwa pelaku berdalih emas tersebut, nantinya bisa dijual yang hasilnya bisa untuk biaya menikah dan biaya rumah tangga," kata Jaja.

Barang bukti yang dibawa oleh pelaku
Barang bukti yang dibawa oleh pelaku (Istimewa)

Setelah itu, pelaku melakukan praktek penarikan harta karun di ruangan dapur rumah korban.

Lalu, dengan menggunakan ember yang diisi air bekas cucian beras dan ditutup dengan tutup panci.

Kemudian, tanpa diketahui oleh korban, ember tersebut dimasukkan lempengan besi atau kuningan sari warna kuning bergambar Ir Soekarno/Presiden RI 1, bertulikan 24 K.

Namun sampai saat ini, pelaku tidak bisa membuktikan hasil dari penjualan atau pun pelelangan benda harta karun tersebut.

"Akhirnya korban pun melaporkan atas kejadian tersebut, setelah kami menerima laporan langsung mengamankan pelaku. Dari hasil penyelidikan ternyata harta karun tersebut bukan emas batangan asli, melainkan lempengan besi atau kuningan sari warna kuning, Akibat perbuatannya, pelaku akan kami jerat pasal 378 KUHP jo pasal 372 KUHP," kata Jaja.

Banyak yang Belum Tahu Siapa Rich Brian yang Baru Bertemu Jokowi di Istana, Bukan Orang Sembarangan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved