Pengakuan Petugas Lapas di Bandung, Sedang Jaga, Temukan 2 Napi Laki-laki Lakukan Adegan Tak Senonoh

Fenomena narapidana terjangkit 'penyakit' homoseksual gay untuk laki-laki dan lesbi untuk perempuan di. . .

NET
Ilustrasi gay 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Fenomena narapidana terjangkit 'penyakit' homoseksual gay untuk laki-laki dan lesbi untuk perempuan di lembaga pemasyarakatan diakui fakta, bukan cerita dongeng belakang.

Hal itu diungkapkan sejumlah petugas Lapas yang ditemui Tribun di SPORT Arcamanik saat gelaran penguatan pelaksanaan tugas pelayanan, penegakkan hukum dan HAM bagi pegawai Kemenkum HAM Jabar, Senin (8/7/2019).

Pada kesempatan itu, ribuan petugas Lapas hadir.

Mereka mendapat pembekalan dari Wakapolda Jabar Brigjen Ahmad Wiagus, Kepala BNN Brigjen Sufyan Syarif hingga Pangdam III Siliwangi, Mayjen Tri Soewandono.

"Pernah melihat perilaku homoseksual seperti itu. Kalau saya kebetulan lihat laki-laki sama laki-laki," ujar seorang petugas Lapas yang bertugas di Kota Bandung, ia tidak berkenan menyebutkan namanya.

Pengalamannya bertugas mengantarkan ia melihat perilakui tak normal itu.

Biasanya, kata dia, perilaku itu terjadi di kamar tahanan saat siang hari. Kalau malam hari, umumnya napi sudah berada di dalam kamar.

INILAH Sosok Ismail Fajrie Alatas, Pria yang Berani Melamar Tsamara Amany, Bukan Orang Sembarangan

Pria Ini Tergoda Istri Tetangga, Lihat Pakai Daster Langsung Peluk dari Belakang, Si Wanita Teriak

"Siang hari, saat saya kontrol, saya lihat dua napi berduaan di kamar, di pojokan dekat toilet. Perbuatanya intinya tidak normal. Saya enggak sengaja melihat dan saya langsung tegur," ujar dia.

Sebagai gambaran, satu kamar tahanan disertai WC dengan penyekat tembok setinggi leher orang dewasa.

Sehingga, ia masih bisa melihat perbuatan tidak normal dua laki-laki di toilet kamar itu.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved