Jokowi Ingin Ada Menterinya Dari Kaum Millenial, Ini Kata Maruf Amin

Wakil Presiden terpilih, Ma'ruf Amin, menganggap wajar soal kemungkinan menteri dari kalangan milenial dalam kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin

Kompas.com/Garry Andrew Lotulung
Jokowi-Maruf Amin 

TRIBUNCIREBON.COM - Wakil Presiden terpilih, Ma'ruf Amin, menganggap wajar soal kemungkinan menteri dari kalangan milenial dalam kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin nantinya. Ia menilai, kalangan milenial punya potensi besar sehingga kehadirannya diperlukan dalam kabinet.

Terlebih, kata Ma'ruf, kemungkinan menteri dari kalangan milenial pernah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan.

"Bahkan beliau menyebut umur, 25-30 tahun ya. Itu artinya berarti akan ada menteri (milenial). Ini kan hak prerogatif Presiden. Nanti jadi saya kira memang karena potensi milenial cukup besar maka saya kira sudah wajar untuk direpresentasikan di dalam kabinet," ujar Ma'ruf saat ditemui di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Namun, ia mengatakan, belum ada nama dari kalangan milenial yang akan mengisi posisi menteri di kabinetnya nanti. Menurut Ma'ruf, pembahasan mengenai hal itu baru sampai pada kebutuhan sosok milenial di kabinet. Meski demikian, Ma'ruf mengatakan, menteri milenial tak cukup hanya usianya saja yang muda, tetapi juga harus memiliki kemampuan yang di bidang yang akan ia kelola.

"Ya tentu kriterianya selain muda juga memiliki kemampuan ya. Profesional di bidang kementerian yang dia akan tempati. Jadi saya kira itu melalui seleksi yang cukup," ucap Ma'ruf.

Jokowi Inginkan Ada Menteri yang Cantik, Pintar, dan Muda, Ini 3 Wanita yang Masuk Kategori

Sebelumnya Jokowi menyebut, setiap periode waktu, diperlukan kabinet yang berbeda karena tantangannya juga berubah. Ia lalu mengungkapkan kriteria menteri yang akan mengisi kabinetnya ke depan. Menurut Jokowi, para menteri yang mengisi kabinet baru nantinya harus memiliki kemampuan untuk mengeksekusi program secara tepat dan cepat. Kedua, dia harus memiliki kemampuan manajerial. Kemampuan ini penting untuk bisa mengelola personalia dan anggaran sehingga organisasi kementerian itu betul-betul bisa efektif.

Ketiga, kabinet mendatang juga akan banyak diwarnai dengan anak-anak muda.

"Ya, bisa saja ada menteri umur 20-25 tahun, kenapa tidak? Tapi dia harus mengerti manajerial, dan mampu mengeksekusi program-program yang ada. Umur 30-an juga akan banyak," kata Jokowi.

Jokowi menyebut, era globalisasi seperti sekarang diperlukan orang-orang yang dinamis, fleksibel, dan mampu mengikuti perubahan zaman yang sangat cepat sekali. Sementara itu, terkait kekhawatiran bahwa anak muda belum mempunyai pengalaman dalam manajemen pemerintahan, Jokowi menilai hal itu bisa diatasi dengan keberadaan para menteri koordinator. Menko di empat bidang akan tetap diisi oleh senior yang sudah punya pengalaman panjang di bidang kerjanya.

"Saya kira tidak perlu kekhawatiran semacam itu," kata Jokowi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kata Ma'ruf Amin soal Menteri Milenial", https://nasional.kompas.com/read/2019/07/03/20432771/kata-maruf-amin-soal-menteri-milenial.
Penulis : Rakhmat Nur Hakim
Editor : Icha Rastika

Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved