Breaking News:

Dua Partai Ini Kemungkinan Besar Merapat ke Pemerintah, Begini Kata Pengamat Paramadina

Dua partai dalam Koalisi Adil Makmur yang mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019

Editor: Muhamad Nandri Prilatama
(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)
Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan tiba di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2018). 

TRIBUNCIREBON.COM - Dua partai dalam Koalisi Adil Makmur yang mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat, diprediksi kuat akan bergabung dalam koalisi pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang telah dinyatakan sebagai pemenang Pemilu 2019.

Berdasarkan penghitungan KPU, Jokowi-Ma’ruf mendapatkan suara 55,50 persen, sementara Prabowo-Sandi yang mendapatkan 45,50 persen. Gelagat keinginan merapat dari petinggi kedua partai mulai terlihat. Akankah keinginan ini bersambut?

Sinyal dari PAN beberapa kali dilayangkan oleh Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan. Ia menyatakan, partainya siap menyeberang ke barisan pemerintah.

"Kami siap menyeberang. Mengatakan kepada rakyat bahwa PAN punya kebesaran hati untuk mendukung (pemerintah)," ujar Bara, Sabtu (28/6/2019).

Sehari sebelumnya, Bara mengatakan, partainya memiliki kesamaan visi dengan kubu Jokowi-Ma’ruf.

Sandiaga Uno Curhat di Instagram soal Pemerintahan, Sinyal Sandiaga Tolak Merapat ke Kubu Jokowi

Disinggung soal Kemungkinan Jadi Menteri Kabinet Jokowi, Yusril Bilang Seperti Ini

“Saya bisa mengatakan, PAN siap untuk membantu dan mengawal Presiden Jokowi untuk memimpin sampai 2024. Jadi kami beranggapan visi kami dengan Pak Jokowi cocok," kata Bara, Jumat (27/6/2019).

Akan tetapi, keputusan terkait arah koalisi PAN masih akan memerhatikan kemungkinan-kemungkinan yang paling menguntungkan untuk partainya secara elektoral 5 tahun ke depan.

"Saya kira opsi (arah politik) sudah terlihat di depan mata, tinggal bagaimana kami mempertajam mana yang terbaik bagi PAN dan tujuannya adalah mendapatkan hasil elektoral terbaik selama lima tahun ke depan," ujar dia.

Sementara itu, Sekjen PAN Eddy Soeparno menyebut partainya baru akan menentukan arah pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) beberapa waktu mendatang.

“Arah politik PAN ke depan (ditentukan melalui) Rakernas akhir Juli atau awal Agustus," ujar Eddy saat ditemui Jumat (28/6/2019).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved