Breaking News:

Cuaca Arab Saudi Bisa Capai 50 Derajat Celcius, Jemaah Haji Indonesia Harus Waspadai Ini

Gelombang pertama jemaah haji Indonesia 2019 akan diberangkatkan pada 7 Juli.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kasi PHU Kemenag Indramayu, Munir Huda saat melakukan Bimbingan Manasik Haji di KUA Kecamatan Sindang, Jumat (21/6/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM - Gelombang pertama jemaah haji Indonesia 2019 akan diberangkatkan pada 7 Juli. Tapi, jemaah haji Indonesia tahun ini akan menghadapi tantangan besar.

Tantangan tersebut adalah masalah cuaca di Arab Saudi. Apalagi mengingat pelaksanaan haji tahun ini bertepatan dengan musim panas atau summer di negara Timur Tengah itu.

Bahkan, diperkirakan suhu di Arab Saudi saat pelaksanaan haji dapat mencapai 50 derajat celcius.

Cuaca yang berbeda dengan Indonesia ini ditakutkan dapat menjadi masalah bagi para jemaah. Kementerian Kesehatan memperingatkan adanya bahaya heat stroke atau sengatan panas untuk para jemaah haji yang akan berangkat.

Dalam Live Streaming Instagram, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI Eka Jusup Singka memberikan tips untuk menghindari sengatan panas itu.

"Memang kalau panas, kita nggak bisa mengubahnya menjadi dingin. Masa matahari didinginin, nggak bisa," ungkap Eka dengan nada bercanda.

Ratusan Calon Jemaah Haji Kota Cirebon Ikuti Bimbingan Manasik Haji, Sekda Harapkan Hal Ini

Penerbangan Jemaah Haji Melalui BIJB Dibatalkan, Islamic Center Majalengka Siap Tampung Jamaah Haji

Menurut Eka, yang bisa kita lakukan adalah menghindari sengatan panas tersebut.

"Pakai payung. Kemudian jangan pergi jalan langsung kena sinar matahari," ujar Eka.

"Semprot mukanya (mendinginkan wajah dengan menyemprot air). Basahi mukanya, bawa air," imbuhnya.

Eka juga membagikan pengalamannya menghindari sengatan panas ketika menunaikan ibadah haji.

Halaman
12
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved