Ikrar Sunatkan Anak Tetap Dijalankan, Tapi Gunakan Media Ini Saat Prosesinya

Pihak keluarga memenuhi ikrar sunat anak keduanya yang menjadi korban kecelakaan kereta api di perlintasan kereta api di KM 143+1.

Ikrar Sunatkan Anak Tetap Dijalankan, Tapi Gunakan Media Ini Saat Prosesinya
Guardian
Ilustrasi - Sunat 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pihak keluarga memenuhi ikrar sunat anak keduanya yang menjadi korban kecelakaan kereta api di perlintasan kereta api di KM 143+1.

Sepupu salah satu korban, Ratnadi mengatakan, sebelum meninggal korban (H. Tasdan) pernah memiliki rencana akan menyunatkan putra keduanya, Muti Amrilah (5).

Saat Kejadian Tabrakan Maut Sang Istri Sedang Hamil, Janinnya Pun Ikut Dikuburkan Terpisah

Anak Korban Tabrakan Maut Perlintasan KA Ternyata Sempat Lakukan Ini Sebelum Orangtuanya Pergi

"Tadi habis pemakaman diikrarkan juga sunat Muti. Walaupun sudah meninggal tapi sudah ada niatan mau disunatkan oleh korban," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di rumah duka di Desa Ranjeng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Minggu (30/6/2019).

Adapun tata cara penyunatan itu, dijelaskan Ratnadi dilakukan sebagaimana prosesi sunat pada umumnya. Namun, prosesi sunat ini diwakili dengan menggunakan jantung pohon pisang sebagai mediatornya.

"Saat pengikraran sunat Muti tadi disaksikan juga oleh keluarga dan kerabat yang hadir melayat," ujar dia.

Disampaikan Ratnadi, Muti Amrilah adalah anak kedua dari pasutri yang menjadi korban kecelakaan kereta api,  H. Tasdan dan Hj. Dian Kudprihatini.

Mereka meninggal akibat tertabrak Kereta Api (KA) Jayabaya jurusan Pasar Senen-Malang di perlintasan kereta api di KM 143+1.

Adapun jumlah korban meninggal saat kejadian itu berjumlah delapan orang atau bisa dikatakan mereka semua satu keluarga. Satu di antara kedelapan korban adalah janin bayi yang masih berusia enam bulan di dalam kandungan. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved