Breaking News:

Guru SD Paksa Murid Perempuan Nonton Video Cabul di Kelas, Murid Laki-laki Sengaja Diusir dari Kelas

Hal tersebut dilakukan oleh pelaku berulang kali sejak oknum guru tersebut pindah tugas di sekolah ini sejak dua bulan yang lalu.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
tribun jateng
ilustrasi wanita 

TRIBUNJABAR.ID, MUARAENIM - Bila guru seharusnya mengajarkan dan mendidik muridnya agar menjadi anak yang baik, tidak halnya dengan oknum guru yang satu ini.

Oknum guru SD ini justru memaksa muridnya menonton video cabul dan lagu-lagu berpenampilan cabul di kelas.

Beruntung aksinya ketahuan saat orangtua wali salah satu murid melapor dan komplain pada kepala sekolah.

Dilansir dari Sripoku.com, sebanyak 7 orang murid SD di kawasan Muaraenim diduga menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh oknum guru SD bernama HL.

HL memaksa muridnya menonton video cabul.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Kamis (27/6/2019), diduga modus oknum guru SD tersebut melakukan perbuatan bejatnya dengan cara mengumpulkan murid perempuan saja pada saat jam istirahat.

Oknum guru SD ini, sengaja mengusir murid laki-laki untuk keluar dan mengajak para murid menonton film dan lagu-lagu yang berpenampilan yang tidak senonoh.

Hal tersebut dilakukan oleh pelaku berulang kali sejak oknum guru tersebut pindah tugas di sekolah ini sejak dua bulan yang lalu.

RM (40), salah satu orangtua yang menjadi korban pelecehan mengaku terungkapnya peristiwa pelecehan tersebut bermula saat putrinya yang merupakan murid di SD tersebut, tidak mau berangkat ke sekolah.

"Saat itulah saya curiga, anak saya yang biasanya rajin ke sekolah tiba-tiba tidak mau berangkat. Akhirnya ia pun saya desak untuk menceritakan apa yang terjadi sebenarnya. Dan setelah dipaksa akhirnya dia ngaku mendapatkan pelecehan tersebut," katanya.

Dikatakannya sebagai orangtua ia tentu tidak terima atas apa yang dialami oleh putrinya tersebut.

"Kami minta ini ditindaklanjuti, karena menurut cerita anak saya, bukan dia saja yang mengalaminya tapi juga menimpa teman-temannya yang lain," ungkapnya.

Kepala Sekolah SD, di kawasan Muaraenim ini, Dwikawa Prihatin Spd, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, pihak sekolah baru menerima laporan dari dewan guru dan wali kelas.

"Saya sudah memanggil yang bersangkutan untuk mengetahui kebenaran kejadian tersebut, diduga ada beberapa murid yang mengalami perlakuan yang sama. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani pemerintah desa dan pihak kepolisian," katanya.

 

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul "Oknum Guru SD Paksa muridnya Tonton Video Cabul di Kelas, Ketahuan saat Ortu Wali Melapor"

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved