Tergiur Dukun Sakti yang Bisa Datangkan Emas dari Dalam Tanah, Kudori Justru Kehilangan Rp 50 Juta

Berbekal laporan dari korban, petugas Polsek Banjar Agung bersama Tekab 308 Polres Tuba bergerak cepat untuk mencari keberadaan pelaku.

Tribun Lampung
Dukun palsu bernama Sukijantoro (tengah) alias Guntoro bersama barang bukti yang diamankan polisi. 

TRIBUNCIREBON.COM - Nasib apes dialami Kudori (51), warga Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Tulang Bawang, Lampung. Kudori menjadi korban penipuan karena ingin kaya dengan jalan pintas.

Pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini tertipu oleh iming-iming dukun palsu yang mengaku dapat menarik emas batangan secara gaib Syaratnya, korban harus menyerahkan uang Rp 50 juta kepada pelaku.

Namun, bukannya emas batangan yang didapat, Kudori justru kehilangan uang miliknya. Ia menyerahkan uang tersebut kepada dukun palsu bernama Sukijantoro (44) alias Guntoro, warga Tiyuh Kibang Tri Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Tulangbawang Barat.

Seluruh Murid di Satu SD di Indramayu Ini Tidak Diterima ke SMP Manapun Pada PPDB 2019

PPDB Tingkat SMP Selesai,13 SMP di Indramayu Masih Kekurangan Calon Peserta Didik

Kapolsek Banjar Agung Kompol Rahmin mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, peristiwa yang dialami korban terjadi pada November 2018.

“Korban baru melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Banjar Agung, Selasa, 25 Juni 2019 siang. Ini tertuang dalam Laporan Polisi Nomor LP/237/VI/2019/Polda Lpg/Res Tuba/Sek Banjar Agung,” kata Kompol Rahmin, Kamis (27/6/2019).

11 Fakta Perjalanan Cinta Song Joong Ki dan Song Hye Kyo, dari Heboh Menikah Hingga Heboh Cerai

 Berbekal laporan dari korban, petugas Polsek Banjar Agung bersama Tekab 308 Polres Tuba bergerak cepat untuk mencari keberadaan pelaku.

Hasil penyelidikan di lapangan, polisi menangkap pelaku di rumah kontrakannya yang berada di Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Rabu (26/6/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.

Menurut pengakuan korban, penipuan ini bermula saat pelaku menunjukkan benda yang menyerupai emas batangan.

Pelaku mengatakan, emas batangan itu diperoleh dengan cara ditarik dari dalam tanah. Korban pun tertarik. Tetapi, pelaku meminta beberapa syarat yang harus dipenuhi korban. Pelaku mengatakan, penarikan emas batangan dari dalam tanah dilakukan secara gaib tanpa harus menggali.

“Korban pun mengikuti semua ritual yang diajukan oleh pelaku. Tetapi setelah batas waktu yang telah ditentukan, yaitu 40 hari, seperti yang dikatakan oleh pelaku kepada korban, ternyata emas batangan yang dijanjikan oleh pelaku tidak pernah ada. Korban pun mengalami kerugian sebanyak Rp 50 juta,” beber Rahmin.

 Adapun barang bukti yang disita berupa kardus minyak goreng, termos nasi, toples, dua buah kaleng biskuit, dan dua lembar kain mori putih ukuran 45 x 38 sentimeter.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Banjar Agung dan dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman pidana paling lama empat tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tipu Korbannya, Dukun Palsu Ngaku Bisa Tarik Emas Batangan dari Dalam Tanah", https://regional.kompas.com/read/2019/06/27/13553511/tipu-korbannya-dukun-palsu-ngaku-bisa-tarik-emas-batangan-dari-dalam-tanah.

Editor : David Oliver Purba

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved