Breaking News:

Menilik Pameran di Festival Budaya Sunyaragi Cirebon, Dari Meriam Portugis Hingga Mahkota Banten

Menilik Pameran di Festival Budaya Sunyaragi Cirebon, Dari Meriam Portugis Hingga Mahkota Banten

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Pengunjung saat melihat koleksi pameran bersama 11 museum dalam Festival Budaya Sunyaragi di Taman Air Goa Sunyaragi, Jl Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, Kamis (28/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sejumlah benda pusaka berjejer di kompleks Taman Air Goa Sunyaragi, Jl Brigjend Dharsono, Kota Cirebon.

Benda-benda tersebut merupakan koleksi dari 11 museum yang tengah meramaikan Festival Budaya Sunyaragi 2019.

Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, mengatakan, seluruh museum itu bakal menggelar pameran bersama hingga 30 Juni 2019.

"Museum itu tempat untuk mengenal sejarah dan nilai-nilai budaya Indonesia," kata Arief Natadiningrat kepada Tribun Jabar, Kamis (28/6/2019).

Menurut dia, 11 Museum itu di antaranya, museum Basoeki Abdullah, Museum Pusaka Kasepuhan, Museum Nasional Indonesia, Museum Benteng Vredeburg, Museum Kebangkitan Nasional, Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Museum Seni Jakarta, Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat, Kendi Pertula, dan Dewan Kesenian Kota Cirebon.

Diduga Sediakan PSK untuk Investor, Eks CEO YG Entertainment Yang Hyun Suk Diperiksa 9 Jam

Pantauan Tribun Jabar, di bagian depan pengunjung akan melihat koleksi benda bersejarah dari Cirebon.

Di antaranya, motif batik, keramik peninggalan Laksamanan Cheng Ho, wayang kulit, wayang golek cepak, dan lainnya.

Di sudut ruangan pengunjung akan menemukan baju besi peninggalan Portugis.

Tertulis keterangan, baju tersebut merupakan rampasan perang pasukan Kesultanan Cirebon dengan Portugis di Sunda Kelapa pada 1527.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved