Sempat Ditahan, Pelawak Nurul Qomar Dibebaskan Kembali, Pengacara Bilang Itu Kesalahpahaman

Furqon yakin surat keterangan lulus yang diberikan kliennya bukan palsu. Pasalnya, dari keterangan Qomar, saat itu pihaknya sudah mengajukan disertasi

Sempat Ditahan, Pelawak Nurul Qomar Dibebaskan Kembali, Pengacara Bilang Itu Kesalahpahaman
Tribun Jateng
Nurul Qomar saat menjadi Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes. 

TRIBUNCIREBON.COM - Kuasa hukum pelawak Nurul Qomar, Furqon Nurjaman mengatakan, ada kesalahpahaman dalam perkara dugaan pemalsuan ijazah yang menyeret kliennya itu.

Qomar sebelumnya diamankan petugas kepolisian karena diduga memalsukan ijazah S2 dan S3 untuk mencalonkan sebagia rektor Universitas Muhadi Setiabudhi (Umus).

"Sudah kami ajukan permohonan agar tidak ditahan. Pertimbangannya, kasus ini ada kesalahpahaman terkait persoalan surat keterangan (S2 dan S3). Bukan pemalsuan ijazah. Selain faktor kesehatan (agar tidak ditahan)," kata Furqon, di Mapolres Brebes, Selasa (25/6/2019).

Mantan Cawabup Cirebon Nurul Qomar Ditahan Polres Brebes Karena Pemalsuan Ijazah, Ini Kronologinya

Furqon yakin surat keterangan lulus yang diberikan kliennya bukan palsu. Pasalnya, dari keterangan Qomar, saat itu pihaknya sudah mengajukan disertasi dan siap sidang. Saat ini Qomar telah dibebaskan setelah sebelumnya ditahan pihak kepolisian.

Diberitakan sebelumnya, pelawak yang juga seorang politisi Nurul Qomar, ditahan di Mapolres Brebes, Jawa Tengah. Qomar ditahan pada Senin (24/6/2019) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Triagung Suryomicho saat dikonfirmasi membenarkan penahanan terhadap Nurul Qomar.

7 Fakta Kebakaran Pasar Manis Cimanis Mulai Asal Api Hingga Kerugian Pedagang

Pelawak tersebut terpaksa dijemput karena beberapa kali dipanggil tidak datang. Menurutnya, Nurul Qomar merupakan tersangka kasus pemalsuan ijazah S2 dan S3. Dia memalsukan ijazah tersebut sebagai syarat mencalonkan Rektor Universitas Muhadi Setiabudhi (Umus).

"Tersangka dilaporkan terkait dugaan pemalsuan ijazah S2 dan S3 saat mencalonkan diri sebagai rektor," kata Kasat Reskrim. Ijazah yang dipalsukan oleh tersangka diduga merupakan ijazah dari salah satu universitas di Jakarta. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengacara Nurul Qomar Sebut Tuduhan Pemalsuan Ijazah Merupakan Kesalahpahaman", https://regional.kompas.com/read/2019/06/26/11113511/pengacara-nurul-qomar-sebut-tuduhan-pemalsuan-ijazah-merupakan.

Editor : David Oliver Purba

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved