Breaking News:

Hasil Visum W Bocah 9 Tahun di Indramayu Yang Dicabuli Seorang Kakek, Kemaluan Korban Alami Robekan

Hasil Visum W Bocah 9 Tahun di Indramayu Yang Dicabuli Seorang Kakek, Kemaluan Korban Alami Robekan

Tribun Maluku
Ilustrasi - Pencabulan 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - W bocah berusia 9 tahun yang menjadi korban pencabulan seorang kakek umur 70 tahun sudah selesai menjalankan visum di RSUD Kabupaten Indramayu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Indramayu, Lily Ulyati menyampaikan, berdasarkan hasil visum tersebut, W dinyatakan oleh dokter yang menangani masih dalam keadaan virgin.

"Iya tadi hasil visumnya sudah keluar, hasilnya masih virgin," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Selasa (25/6/2019).

Meski dinyatakan masih virgin, namun dari hasil pemeriksaan terdapat sedikit robekan pada kemaluan W akibat pencabulan yang dilakukan pelaku bejat tersebut.

Disampaikan dia, saat ini pihaknya tengah mendampingi W membuat laporan lanjutan terkait perbuatan bejat kakek-kakek yang merupakan tetangganya itu di Polres Indramayu.

144.563 Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang di Samsat Sumber Kabupaten Cirebon

"Pendampingan akan kita terus lakukan, termasuk pendampingan hukum," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, W bocah berumur 9 tahun menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh kakek-kakek berumur 70 tahun warga Desa Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Pencabulan tersebut dilakukan pelaku terhadap korban sudah sebanyak tiga kali.

"Ternyata sudah 3 kali dicabuli, pertama di tajug tempatnya mengaji, di wc, dan terakhir di rumah pelaku," ujar Lily Ulyati.

Mirisnya lagi, bocah tersebut dicabuli oleh pelaku hanya dengan diimingi-imingi uang sebesar Rp 10 ribu saja.

Dirinya menyampaikan, pihaknya mendapat laporan adanya tindak asusila tersebut belum lama ini. Namun, diakui Lily Ulyati kejadian tersebut belum lama terjadi.

RSIA Livasya di Majalengka Telah Diresmikan, Inilah Spesialis Dokter dan Kuota Kamar yang Tersedia

"Kejadiannya belum lama tapi anak baru ngaku ke orangtua, takut mungkin karena diancam oleh pelaku," ujar dia.

Lily Ulyati menceritakan, W saat ini mengalami trauma psikologis akibat perbuatan bejat pelaku.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved