Breaking News:

Liga 1

Persib Bandung Draw dengan Madura United, Begini Analisis Mantan Pemain Persib

Saya tidak sepenuhnya menyalahkan Robert Albert, karena semua pemain Persib sekarang bisa dikatakan bukan plihan Robert

Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Achmad Jufiyanto dan Robert Alberts saat konferensi pers usai pertandingan, Minggu (23/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNCIREBON.COM - Persib Bandung kembali bermain imbang saat main di kandang sendiri melawan Madura United di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Minggu (23/6/2019). Persib sebenarnya sudah unggul 1-0 sepuluh menit sebelum babak kedua berakhir. Namun Madura United berhasil menyamakan kedudukan pada menit-menit terakhir.

Sebelumnya, Persib pun bermain imbang di kandang saat melawan PS Tira Persikabo.

Mengapa Persib belum mampu menunjukkan kinerja moncernya? Berikut ini analisis dari mantan pemain Persib Bandung, Yudi Guntara, yang disampaikan secara bertutur.

"Menurut penilaian saya tadi Madura United mainnya biasa-biasa saja, malah Persib dari segi permainan jauh lebih bagus dibanding saat melawan PS Tira Persikabo.

VIDEO VIRAL - Tak Mau Ditilang, Anak Muda Pengendara Motor Nekat Lakukan Hal Ini pada Polisi

KRONOLOGI Guru Berhubungan Intim dengan Siswi di Lab Komputer, Guru SMP Sudah Punya Anak dan Istri

Pertama saya melihat adanya rotasi pemain dari Hariono ke Kim, di tengah ini sangat vital, Kim bermain baik mengalirkan dan mematahkan serangannya sangat efektif dan mugkin Kim lebih bugar.

Permainan Ezechiel Ndouasel juga lebih mobile bergerak mencari bola ke tengah kiri dan kanan, tapi kondisi itu tidak dapat dimaksimalkan pemain second line yaitu Arthur dan Mihelic, termasuk pemain sayapnya Gozali dan Fretz tidak bisa memanfaatkan peluang-peluang dengan baik.

Kalau dulu ada pemain kedua yang karakternya kuat seperti Bauman, dia sering mencetak gol, dia bisa gantian dengan Ezechiel Ndouasel. Artur dan Michelic mungkin belum memahami karakter Ezechiel, harusnya dia bisa menggantikan peran Bauman, dia harus lebih bisa menggantikan Ezechiel ketika dia tidak ada di kotak pinalti.

Saya tidak sepenuhnya menyalahkan Robert Albert, karena semua pemain Persib sekarang bisa dikatakan bukan plihan Robert. Dia datang seminggu jelang liga, lain halnya ketika dia megang tim lain seperti Arema dan PSMS Makasar yang rata-rata pemain asingnya pilihan dia.

3 Guru SMP di Serang Pesta Seks dengan Siswinya di Ruang Komputer, Ada Cewek yang Sampai Hamil

INI SOSOK Edward Omar Sharif, Ahli Hukum yang Dipertanyakan Kredibilitasnya oleh Bambang Widjojanto

Roberts sah-sah saja bila mengganti pemain asing di putaran kedua, karena pemain asing harus lebih dari pemain lokal kalau sekarang saya melihat Artur biasa saja dia tidak memiliki kemampuan yang lebih agar membantu buat tim.

Kemudian, kurang konsentrasi di menit-menit akhir, seharusnya kalau pemain lawan sudah berada di kontak pinalti pemain belakang Persib sudah harus siap melakukan penjagaan ekstra. Di menit akhir juga pemain depan Madura United melalui Greg dan Beto terus melakukan serangan di sektor kanan pertahanan Persib.

Kesimpulannya adalah penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dievaluasi, karena penyelesaian akhir itu tidak selalu harus dilakukan pemain depan, bisa dilakukan pemain sayap atau second line, harusnya bisa menyelesaikan peluang dengan baik". (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved