Beli Senjata Api Ilegal Seharga Rp 10 Juta dengan Tujuan Gaya-gayaan, Pria di Bandung Diciduk Polisi

Setelah diperiksa, ternyata senjata api tersebut merupakan senjata ilegal.

Beli Senjata Api Ilegal Seharga Rp 10 Juta dengan Tujuan Gaya-gayaan, Pria di Bandung Diciduk Polisi
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
SG diciduk jajaran Satreskrim Polres Bandung di sebuah parkiran apotik Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/6/2019) lalu. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Seorang pria berinisial SG yang kedapatan membawa senjata api ilegal diciduk jajaran Satreskrim Polres Bandung di sebuah parkiran apotik Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/6/2019) lalu.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan dalam gelar perkara mengatakan, SG membawa Senpi dan diselipkan di sarung senjata jenis dan diikatkan di pinggangnya.

Adapun SG ditangkap di parkiran apotek Kimia Farma Kopo Bihbul, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.

"SG ditemukan membawa satu pucuk senjata api ilegal jenis FN merek Browning HI-Power automatic call 9 mm made in Belgium," kata Indra di Mapolres Bandung, Soreang, Senin (24/6/2019).

Setelah diperiksa, ternyata senjata api tersebut merupakan senjata ilegal.

Selain senjata api, ditemukan juga 5 butir peluru di dalam magazin dan 8 peluru diselipkan di sarung senjata yang dibawanya.

Jana Tewas Dililit Ular Sanca yang Dipeliharanya, Ini 5 Peristiwa Hewan Peliharaan Serang Pemilik

DPC Partai Demokrat Kota Cirebon Tolak Wacana KLB, Dukung SBY Tuntaskan Amanah hingga 2020

Elah Hanya Bisa Pasrah Suami Tewas Dililit Ular Sanca Piaraan Sendiri

"Motif tersangka membawa senpi untuk gagah-gagahan," ujar Indra.

Setelah dilakukan penyidikan, SG mengaku senpi ilegal yang dimilikinya dibeli dari kenalannya bernama RR seharga Rp 10 juta.

Masih di hari yang sama jajaran Satreskrim Polres Bandung kemudian melakukan penangkapan terhadap RR di kediamannya di Dayeuhkolot.

Di rumah RR ditemukan tiga pucuk senpi ilegal dan empat pucuk air soft gun. Selain itu terdapat juga 159 butir peluru call 9 mm, 100 butir peluru call 22 mm, satu boks peluru gotri 6 mm, sparepart senpi dan airsoftgun dan peralatan service senpi dan airsoftgun.

Barang bukti berupa senjata api ilegal yang disita Polres Bandung
Barang bukti berupa senjata api ilegal yang disita Polres Bandung (Tribun Jabar/Mumu Mujahidin)

"RR merupakan seorang residivis kasus yang sama. Kasusnya pernah ditangani oleh Polrestabes Bandung dan baru keluar belum lama ini," ujarnya.

Pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, dari mana asal senjata rakitan ilegal tersebut. Kemudian apakah digunakan untuk kejahatan atau tidak.

"Sedang kami dalami, apakah SG pernah menggunakan senpi untuk tindak kejahatan dan apakah RR pernah menjual senpi kepada orang lain," katanya.

Pihaknya juga akan mengirimkan ratusan butir peluru tersebut ke Labfor Mabes Polri untuk mengecek keaktifan peluru.

Persib Bandung Draw dengan Madura United, Begini Analisis Mantan Pemain Persib

Atas kepemilikan senpi ilegal, SG dan RR dikenakan pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara. (Tribun Jabar/Mumu Mujahidin)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved