30 Pasangan Suami Istri Karyawan PT KAI Terancam Jadi Duda dan Janda Akibat Aturan Kerja Ini

30 Pasangan Suami Istri Karyawan PT KAI Terancam Jadi Duda dan Janda Akibat Aturan Kerja Ini!

Kompas.com/Aji YK Putra
Para karyawan PT KAI usai rapat rencana aksi mogok kerja di Palembang, Jumat (21/6/2019) 

 TRIBUNCIREBON.COM - Aturan Direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI) melarang pegawai bekerja dalam satu wilayah.

Sebanyak 30 pasangan suami istri karyawan PT KAI merasa dirugikan dengan aturan direksi.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua Umum Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) Edi Suryanto, menjelaskan peraturan yang mengancam pernikahan 30 karyawan PT KAI.

Edi menjelaskan bahwa peraturan peraturan pernikahan bagi pekerja yang terbit pada Maret 2018 lalu berdampak pada pasangan suami istri (pasutri) yang bekerja di wilayah yang sama.

Artinya, beberapa pasutri ini harus rela dimutasi ke tempat yang berbeda.

Dua Warga Tewas Akibat Keracunan Pindang Ikan di Cianjur, Tim Investigasi Ungkap Kronologisnya

Peraturan tersebut dirasa Edi akan sangat dirasakan oleh para pekerja dengan gaji dan tunjangan yang kecil.

Bahkan pernikahan mereka bisa jadi akan menjadi taruhannya.

"Laporan yang kami terima ada 30 pasutri korban mutasi harus digugat cerai. Ini sangat memprihatinkan," kata Edi.
Menurut Edi, kondisi psikologis pekerja KAI sangat terganggu karena terpisah jauh dari keluarga.

Terlebih lagi saat ini harga tiket pesawat yang melambung tinggi.

"Ada pasanagan yang pindah keluar Jawa tanpa tunjangan. Sedangkan tiket pesawat mahal, ketemu keluarga susah,"

Halaman
12
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved