Destinasi Wisata

Ini Dia Tujuh Titik Air Terjun Panas di Cianjur Selatan, Belum Disentuh Dinas Pariwisata Setempat

Pengunjung bisa berendam di dasar air terjun panas dan bisa langsung menggosokkan bagian kulit yang gatal-gatal dengan air tersebut.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Satu wisata air terjun panas berada di Kampung Sindangrama, Desa Sukasirna, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Potensi wisata alam Cianjur selatan yang belum banyak dikembangkan adalah air terjun atau curug. Biasanya Curug memiliki ciri air yang sejuk dan dingin, tapi di Cianjur ternyata memiliki air terjun dengan sumber air hangat hingga panas. Jumlahnya mencapai tujuh titik air terjun panas.

Sumber mata air terjun panas masih jarang orang mengunjunginya, kebanyakan orang hanya mengenal wisata di selatan hanya pantai laut.

Satu wisata air terjun panas berada di Kampung Sindangrama, Desa Sukasirna, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur.

Sumber mata air panas ini konon bisa dipakai obat untuk orang yang mempunyai penyakit gatal pada bagian kulit.

Pengunjung bisa berendam di dasar air terjun panas dan bisa langsung menggosokkan bagian kulit yang gatal-gatal dengan air tersebut.

Namun lokasi wisata ini belum tersentuh oleh pihak dinas terkait untuk dikelola dijadikan destinasi wisata unggulan. Selama ini air terjun panas hanya dikelola swadaya warga masyarakat Desa Sukasirna dengan modal seadanya.

Enam Bahaya Jika Anda Tidur Sambil Menyalakan Kipas Angin yang Mengarah ke Badan, Banyak Disepelekan

Jangan Sampai Anda Terkena Diabetes, Begini Cara Keluarkan Gula Darah di Tubuh dalam Waktu 3 Hari

Tujuh lokasi sumber mata air panas dengan debit air cukup deras terdapat di Cibuluh, Cicalobak, Cibalanong, Curugciung, Curug Dogdog, Curug Pangimpunan dan yang terakhir Curug Dengdeng.

Semua curug air terjun itu memiliki cerita, untuk jarak menuju lokasi Air terjun panas jaraknya dari jalan utama menuju lokasi hanya berjarak perjalanan dua kilometer.

Ilham Hendrayana (35) tokoh Pemuda Kecamatan Leles, mengatakan, banyak lokasi sumber mata air terjun di Kecamatan Leles yang bisa dijadikan destinasi wisata tapi satupun belum ada yang tersentuh oleh pemerintah.

"Banyak lokasi air terjun khsusunya di Kecamatan Leles yang bisa dijadikan destinasi wisata namun belum dikelola dengan baik, padahal kalau saja dikelola oleh pemerintah akan menambah pendapatan daerah " katanya.

VIDEO: Ular Sanca Telan Buaya Tanpa Ampun, Sebelumnya Sempat Bergulat, Buaya Kalah Telak

TERUNGKAP, Inilah Sosok Owner dan Manajer Pabrik Korek Api yang Terbakar di Binjai

Menurutnya pihak desa pun belum berbuat banyak, padahal kalau diambil sama pihak pemerintah desa dijadikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) seperti desa yang ada di luar Kecamatan Leles sepertinya akan membantu pendapatan desa.

"Pihak desa baru mau memasukan anggaran ke bumdes yang katanya tahun ini, selama ini dikelola oleh swadaya warga masyarakat atas bimbingan Kompepar. Harapannya supaya tempat seperti air terjun yang ada di kecamatan Leles khususnya bisa menjadi lokasi tujuan wisata lokal dan nasional. Jujur saja selama ini semua terganjal oleh biaya," katanya.

Acep Romli (43) salah seorang pengurus Kompepar wisata yang ada di Desa Sukasirna, mengatakan, dengan mengunakan modal seadanya ia bersama teman teman lainya berjuang dari nol mengembangkan kawasan wisata Curug.

"Kami membuat saung-saung dan tempat lainya supaya pengunjung pun betah ketika datang ke lokasi air terjun panas ini. Kalau untuk semua lokasi air terjun lokasinya hampir berdekatan dengan sumber yang sama," katanya.

Acep Romli berharap, semoga pihak pemerintah melalui dinas terkait bisa membantu modal untuk pembangunan lokasi wisata di Kecamatan Leles.

"Mudah-mudahan saja pihak pemerintah desa tertarik dengan lokasi lokasi wisata yang sudah ada ini, sehingga menjadikannya badan usaha milik desa ( Bumdes) yang nantinya akan mensejahterakan warga masyarakat yang dekat dengan lokasi wisata ini," katanya. (fam)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved