Destinasi Wisata

Ini Dia Tujuh Titik Air Terjun Panas di Cianjur Selatan, Belum Disentuh Dinas Pariwisata Setempat

Pengunjung bisa berendam di dasar air terjun panas dan bisa langsung menggosokkan bagian kulit yang gatal-gatal dengan air tersebut.

Ini Dia Tujuh Titik Air Terjun Panas di Cianjur Selatan, Belum Disentuh Dinas Pariwisata Setempat
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Satu wisata air terjun panas berada di Kampung Sindangrama, Desa Sukasirna, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. 

"Banyak lokasi air terjun khsusunya di Kecamatan Leles yang bisa dijadikan destinasi wisata namun belum dikelola dengan baik, padahal kalau saja dikelola oleh pemerintah akan menambah pendapatan daerah " katanya.

VIDEO: Ular Sanca Telan Buaya Tanpa Ampun, Sebelumnya Sempat Bergulat, Buaya Kalah Telak

TERUNGKAP, Inilah Sosok Owner dan Manajer Pabrik Korek Api yang Terbakar di Binjai

Menurutnya pihak desa pun belum berbuat banyak, padahal kalau diambil sama pihak pemerintah desa dijadikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) seperti desa yang ada di luar Kecamatan Leles sepertinya akan membantu pendapatan desa.

"Pihak desa baru mau memasukan anggaran ke bumdes yang katanya tahun ini, selama ini dikelola oleh swadaya warga masyarakat atas bimbingan Kompepar. Harapannya supaya tempat seperti air terjun yang ada di kecamatan Leles khususnya bisa menjadi lokasi tujuan wisata lokal dan nasional. Jujur saja selama ini semua terganjal oleh biaya," katanya.

Acep Romli (43) salah seorang pengurus Kompepar wisata yang ada di Desa Sukasirna, mengatakan, dengan mengunakan modal seadanya ia bersama teman teman lainya berjuang dari nol mengembangkan kawasan wisata Curug.

"Kami membuat saung-saung dan tempat lainya supaya pengunjung pun betah ketika datang ke lokasi air terjun panas ini. Kalau untuk semua lokasi air terjun lokasinya hampir berdekatan dengan sumber yang sama," katanya.

Acep Romli berharap, semoga pihak pemerintah melalui dinas terkait bisa membantu modal untuk pembangunan lokasi wisata di Kecamatan Leles.

"Mudah-mudahan saja pihak pemerintah desa tertarik dengan lokasi lokasi wisata yang sudah ada ini, sehingga menjadikannya badan usaha milik desa ( Bumdes) yang nantinya akan mensejahterakan warga masyarakat yang dekat dengan lokasi wisata ini," katanya. (fam)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved