Breaking News:

38 Warga Sindangbarang Cianjur Keracunan Setelah Makan Pindang Ikan Mas, 2 Orang Meninggal Dunia

Kejadian yang menghebohkan warga Desa Jayagiri berawal Rabu (19/6/2019) sekitar pukul 08.00 WIB setelah dilaksanakan pembagian rapor.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sebanyak 38 orang warga Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur diduga keracunan pindang ikan emas. 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Sebanyak 38 orang warga Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur diduga keracunan pindang ikan emas.

Dua orang dikabarkan meninggal dunia.

Kejadian yang menghebohkan warga Desa Jayagiri berawal Rabu (19/6/2019) sekitar pukul 08.00 WIB setelah dilaksanakan pembagian rapor.

Kegiatan pembagian rapor tersebut dilaksanakan di SDN Ciseureuh, diduga ada yang menjual pindang ikan mas dan banyak dibeli oleh orangtua murid

Kapolsek Sindangbarang, AKP Nandang, mengatakan setelah makan pindang ikan mas pada malam harinya sekitar pukul 21.00 WIB beberapa warga mengalami mual dan muntah serta buang air besar.

Warga menduga mereka hanya masuk angin karena cuaca.

"Namun pada Jumat (21/6/2019) warga mulai ramai membicarakan sakit perut dan mencret dan sebagian berobat ke puskesmas sebanyak 20 orang dan pihak puskesmas mengecek ke lokasi untuk memastikan kejadian tersebut, hasil yang didapat yaitu akibat keracunan sebanyak 38 orang," kata Nandang, Sabtu (22/6/2019).

AKP Nandang mengatakan, warga yang terkena keracunan tersebut banyak yang dirawat inap di puskesmas Sindangbarang sebanyak 8 orang, sementara dua orang meninggal dunia. Satu orang meninggal di rumahnya dan satu lagi meninggal di puskesmas.

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Begini Keadaan Gugun Gondrong yang Sempat Idap Penyakit Tumor Otak

"Korban yang meninggal atas nama Ahmad Sadili bin H Basarah (56) dan Rindi (11)," kata Nandang.

Ahmad tercatat sebagai warga Kampung Cisireum RT 02/03, Desa Jayagiri, lalu Rindi warga Kampung Cieurih RT 03/03.

Nandang mengatakan pihaknya sudah mengecek ke tempat kejadian perkara mendata para korban ke puskesmas lalu memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved