Breaking News:

Disegel Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Ini Kesalahan SPBU Bungkul

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga menyegel salah satu pompa bensin di SPBU Bungkul

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga melakukan penggerebekan di SPBU 34.45232 Bungkul Jalan Soekarno Hatta Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kamis (20/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga menyegel salah satu pompa bensin di SPBU Bungkul Jalan Soekarno Hatta, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kamis (20/6/2019).

SPBU Bungkul ini diduga telah melakukan penipuan berupa pemasangan alat tambahan berupa rangkaian papan printed circuit board (PCB) yang dipasang pada salah satu pompa bensin jenis pertamax.

Alat tambahan tersebut bisa digunakan untuk mengurangi takaran BBM para pelanggannya secara otomatis.

Direktur Metrologi Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Rusmin Amin menyampaikan, menteri perdagangan telah mengeluarkan aturan bahwa batas ambang takaran bensin eror tidak boleh melebihi dari angka 0,5 persen untuk setiap pengeluaran per liternya.

"Contoh paling gampang, bapa beli 20 liter belum tentu yang keluar 20 liter bisa saja 18 liter atau 16 liter atau berapalah tergantung pengaturannya," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di SPBU Bungkul.

Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Temukan Kecurangan di SPBU Bungkul Indramayu

Dikira Dihamili Pacarnya, Gadis 15 Tahun Ini Ternyata Hamil Oleh Ayahnya

Rusmin mengakui, praktik kecurangan tersebut sulit dideteksi karena sifatnya yang sembunyi-sembunyi. Bahkan, perubahan ukuran takaran pengeluaran itu bisa diatur sesuka hati kapan saja dan berapa saja.

Dengan menggunakan alat tambahan itu, Rusmin menjelaskan, pengelola bisa mengurangi takaran BBM melalui berbagai alat, contohnya seperti menggunakan remote khusus. Menyikapi hal tersebut, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penipuan yang telah dilakukan oleh SPBU Bungkul. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved