Breaking News:

Bupati Indramayu Keluarkan Kebijakan Siswa SD yang Ingin Masuk SMP Perlu Lampirkan DTA

Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu terbitkan surat edaran terbaru terkait setiap lulusan sekolah dasar harus melampirkan ijazah Diniyah

Istimewa
Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu terbitkan surat edaran terbaru yang menyatakan setiap lulusan SD harus melampirkan ijazah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) saat hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP sederajat. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu terbitkan surat edaran terbaru terkait setiap lulusan sekolah dasar harus melampirkan ijazah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) saat hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP sederajat.

Bupati Indramayu, Supendi mengatakan, kebijakan tersebut ditegaskan dalam surat edaran Nomor 421/1529/Kesra.

"Surat edaran ini pada 17 Mei 2019 sudah kami tujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kemenag, dan Ketua FKDT Kabupaten Indramayu" ujar Supendi, Rabu (19/6/2019).

Supendi juga beralasan, dibuatnya kebijakan tersebut sebagai tindak lanjut dari Perda Nomor 12 tahun 2012 tentang wajib belajar DTA dan Perbup Nomor 53 tahun 2018 tentang bantuan operasional pendidikan DTA.

"Jadi setiap siswa saat mendaftar ke SMP harus melampirkan ijazah DTA," ucap dia.

Disdik Indramayu Pastikan PPDB 2019 di Indramayu Tak Ada Kecurangan

Begini Curhat Netizen di Akun Resmi Kemendikbud Soal PPDB, Tahun Depan Jadi Tukang Bersih Sekolah

Jika anak tersebut belum memiliki ijazah DTA, Supendi menyebut orangtua bisa melampirkan surat keterangan bahwa anaknya merupakan murid dan sedang belajar di DTA.

"Sedangkan jika calon siswa tidak bisa menyertakan ijazah atau surat keterangan, maka siswa itu harus siap mengikuti belajar di DTA sampai selesai," ujar dia.

Adapun bagi SMP yang dikelola oleh yayasan non muslim, diharapkan Bupati Indramayu bisa menyesuaikan dengan surat edaran baru tersebut.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Supardo mengatakan, pihaknya akan menjadikan surat edaran bupati ini sebagai pedoman dalam pedaftaran peserta didik baru (PPDB).

Menurut Supardo, kebijakan yang mengharuskan lulusan SD melampirkan ijazah DTA merupakan terobosan yang bagus, karena sejalan dengan visi Kabupaten Indramayu, yakni Religius, Maju, Mandiri, dan Sejahtera atau yang disingkat Remaja.

Kendati demikian, dalam pelaksanaannya kebijakan tersebut masih menuai berbagai permasalahan.

"Iya masih ada permasalahan, nanti setelah selesai PPDB kami akan evaluasi semua kekurangannya," ucap Supardo. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved